Connect With Us

5 Pasangan Mesum Kepergok Ngamar di Alam Sutera Tangerang, Ada WNA

Rachman Deniansyah | Minggu, 25 April 2021 | 19:08

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat menggelar razia penginapan di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar razia penginapan terselubung di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (23/4/2021) malam. Dalam razia kali ini, Satpol PP Tangsel justru mendapati penginapan berkedok kafe. 

"Satpol PP Tangsel melakukan operasi terkait dengan prokes (protokol kesehatan). Ada resto dan kafe, namun ternyata di sebelahnya ada tempat penginapan. Itu masih gabung," ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry, Minggu (25/4/2021). 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat menggelar razia penginapan di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Mendapati hal itu, tak pikir panjang petugas langsung menggeledah seluruh isi kamar satu per satu.

Dalam penggeledahan itu, pihaknya memergoki sebanyak lima pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat menggelar razia penginapan di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

"Pada saat kita melakukan pemeriksaan, kami temukan ada 5 pasangan yang bukan suami istri," kata Muksin.

Muksin mengatakan, saat dilakukan pendataan, ternyata terdapat satu orang warga negara asing (WNA) asal Afganistan. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat menggelar razia penginapan di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Ia berduaan di dalam kamar bersama kekasihnya, yang merupakan wanita asal Indonesia. 

"Dia saat ini imigran dan dengan pacarnya itu ada rencana akan menikah. Dan saat ini masih berproses pindah warga negara," terangnya. 

Usai memergoki kelima pasangan tersebut, pihaknya pun langsung menggelandang mereka, termasuk seorang WNA asal Afganistan. 

"Kita lakukan pembinaan dan kita minta orangtuanya untuk menjemput mereka," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill