Connect With Us

Kasus Melonjak Tajam di Tangsel, Wali Kota : Jangan Ragu Lockdown Lokal

Rachman Deniansyah | Senin, 21 Juni 2021 | 15:50

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Humas Tangsel)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperkuat pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, seiring dengan adanya pelonjakan kasus COVID-19 yang begitu tinggi. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, dalam perkuatan sistem PPKM tersebut.  Pihaknya memberikan kewenangan sepenuhnya kepada tim Satgas yang dikomandoi oleh para ketua RW dan RT di lingkungannya masing-masing. 

"Saya sudah zoom meeting kepada semua Ketua RW, saya serahkan kewenangan itu kepada Ketua RW dan Ketua RT," kata Benyamin, Senin, 21 Juni 2021.

Dia pun memberi kewenangan kepada kepala lingkungan untuk menetapkan pembatasan atau lockdown dengan skala mikro. 

"Dengan catatan apabila dalam satu RT ada lima rumah atau masyarakat yang terpapar COVID-19," tuturnya. 

Jika itu memang diperlukan, maka dapat diterapkan di masing-masing wilayah. 

"Sudah lockdown saja, jangan ragu-ragu. Mau pakai bambu, mau diportal, mau dipasang pengumuman tapi ada yang patroli jagain masyarakat," paparnya. 

Namun, meski demikian, tim Satgas juga harus memastikan kondisi dari para warganya tersebut. Pengawasan, kata Benyamin, harus tetap dilakukan. 

"Bagi yang sakit kita kan ada rumusan rumah sakit, nanti masyarakat saya dorong untuk berpartisipasi. Yang kedua dari Dinas Sosial akan kita siapkan," pungkasnya. (RED/RAC)

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

PROPERTI
Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill