Connect With Us

Tante Banting Anak di Tangsel Kesal karena korban Susah Makan

Rachman Deniansyah | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 19:22

Pelaku penganiayaan bocah laki-laki berusia empat tahun. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi sadis pelaku kekerasan terhadap anak terjadi di Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan viral di media sosial karena tersebar video.

Sebelumnya disebut, pelaku merupakan ibu sambung, belakangan diketahui tersangka merupakan tantenya sendiri. 

“Balita itu sejak bayi memang tinggal bersama tantenya.  Sebab, anak itu sudah tidak tidak memiliki orangtua, sehingga dirawat sama tantenya,” ujar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanudin kepada wartawan, Sabtu 21 Agustus 2021. 

 

Baca Juga :

Menurut Kapolres, korban yang berusia empat tahun menjadi korban kekesalan karena menurut pengakuan tersangka sulit makan. 

"(Pelaku) jengkel saja karena (korban) disuruh makan susah," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat dihubungi, Sabtu (21/8/2021).

Aksi penganiayaan pelaku dilakukan di kediamannya di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan. Polisi kemudian menangkap pelaku pada Jumat (20/8) malam.

KAB. TANGERANG
Lapak Limbah Drum Kimia di Curug Tangerang Tebakar Disertai Ledakan

Lapak Limbah Drum Kimia di Curug Tangerang Tebakar Disertai Ledakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:17

Sebuah kebakaran hebat melanda lapak limbah penyimpanan drum bekas bahan kimia yang berlokasi di Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 20 Juni 2026 malam.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill