Connect With Us

Resmikan Gedung Inkubasi UMKM di Kampus UMJ, Menko Airlangga: Lahirkan Wirausahawan Baru

Rachman Deniansyah | Rabu, 15 September 2021 | 14:07

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meresmikan gedung inkubasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto baru saja meresmikan gedung inkubasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bagi seluruh civitas akademik di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021.

Airlangga menerangkan, keberadaan gedung inkubasi atau inkubator bisnis ini memang sangat diperlukan. Terutama bagi para mahasiswa yang hendak berkreasi dan melangkah menjadi pelaku usaha usaha baru. 

Menurutnya, fasilitas ini juga dapat menjadi wadah sekaligus dukungan bisnis bagi setiap pengusaha pemula untuk mempercepat keberhasilan bisnisnya. 

"Inkubasi ini adalah wadah untuk menetaskan wirausahawan baru. Ini sangat diperlukan untuk open idea atau ide terbuka yang dikerjakan secara kelompok. Dan ini juga perlu diberikan akses kepada para mentor, jadi biarkan mereka menciptakan ide, membuat gagasan, kreasi, atau apapun, kemudian diberikan mentoring. Kalau ini berhasil, maka ini akan lahirkan wirausahawan baru," terang Airlangga dalam peresmian tersebut. 

Ia pun sangat mengapresiasi peluncuran gedung inkubasi di Kampus UMJ ini. Airlangga juga memberi harapan besar bagi para mahasiswa untuk mengekspresikan seluruh ide-ide cemerlang. 

Baca Juga :

Pasalnya, hal ini sejalan dengan prinsip bisnis yang sedang dikembangkan oleh pemerintah guna percepatan pemulihan ekonomi nasional.

"Jadi yang penting mahasiswa punya ide. Kemudian idenya bisa diaplikasikan nanti dites oleh para fasilitator. Jadi kalau itu bisa dilakukan, maka jumlah entrepreneur di Indonesia akan semakin banyak. Jumlah sekarang tidak cukup. Minimal sebuah negara itu 5 persen entrepreneur-nya. Kita baru sekitar 3,4 persen. Oleh karena itu fasilitas seperti ini di UMJ sangat patut untuk diapresiasi," tuturnya. 

Ia menjelaskan dengan adanya fasilitas ini, mahasiswa kini tak perlu lagi khawatir untuk memulai langkahnya untuk menjadi wirausaha baru, khususnya dalam perihal pendanaan. 

"Jadi silakan, peneliti untuk berlomba-lomba. Bekerja sama antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat jadi ekosistem dan financing-nya sudah tersedia," katanya. 

"Di sini juga turut hadir, Asperindo, Indofood, kemudian Pegadaian, dan ini sudah menjadi bagian dari BRI Group, sehingga ini menjadi one system, mulai dari financing dari Pegadaian, Kredit Usaha Rakyat, kemudian kredit komersial, sehingga bisa dibina dari pengusaha yang modalnya kurang dari Rp10 juta sampai dengan mendapatkan KUR di bawah Rp500 juta. Adik-adik mahasiswa perlu tahu, KUR di bawah Rp100 juta bisa tanpa jaminan, yang paling penting punya NIK," pungkasnya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BANTEN
Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:14

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electric Techno Industri yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, meraih penghargaan GOLD

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill