Connect With Us

COVID-19 Mulai Menjinak, Menko Airlangga Optimistis Perekonomian Kembali Pulih 

Rachman Deniansyah | Rabu, 15 September 2021 | 13:18

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto optimistis perekonomian di Indonesia masih akan terus bertumbuh, meski pandemi COVID-19 masih melanda Tanah Air. 

Menurutnya, pemulihan perekonomian masih akan terus berlanjut seiring dengan perjuangan bangsa dalam memerangi penyebaran virus Corona. 

Kedua faktor itu pun saling mempengaruhi sehingga penanganan penyebaran COVID-19 menjadi salah satu instrumen penting yang dijadikan pemerintah dalam pemulihan perekonomian. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021.

"PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) memang kita lihat dapat menurunkan beberapa hal, namun kita lihat juga tingkat relaksasi mulai membaik. Artinya pertumbuhan ekonomi akan positif jika (angka) COVID-19 negatif," terang Airlangga saat berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021. 

Terbukti, meski Corona masih mewabah, kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II sudah menunjukkan hasil yang sangat baik. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia itu Alhamdulillah di Kuartal II sudah bertumbuh sebesar 7,07 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah keluar dari resesi," paparnya. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangsel pada Rabu, 15 September 2021.

Pertumbuhan tersebut pun menjadi raihan tertinggi selama kurun 16 tahun terakhir. 

Namun, ia mengatakan, pencapaian itu sedikit menurun pada Kuartal III, tepatnya ketika pemerintah mulai memberlakukan kebijakan PPKM. 

Kendati demikian dengan penanganan pandemi yang tepat, ia yakin angka pertumbuhan ekonomi dapat kembali meningkat pada kuartal selanjutnya. 

Terlebih kini sudah terdapat banyak sekali relaksasi yang diberikan pemerintah seiring dengan menurunnya kasus COVID-19 di Indonesia. 

"Pada Kuartal III ada penurunan sedikit. Namun diharapkan di akhir tahun secara year to year, diharapkan bisa kembali meningkat sekitar 3,7-4,5 persen di tahun 2021. Dan tumbuh 5,2 persen di tahun 2022," tandasnya.

BANTEN
Rampungkan Pembangunan 71 Km Jalan, Pemprov Banten Lanjut Anggarkan Rp164 Miliar untuk 46 Km

Rampungkan Pembangunan 71 Km Jalan, Pemprov Banten Lanjut Anggarkan Rp164 Miliar untuk 46 Km

Rabu, 30 September 2026 | 19:19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melaporkan penyelesaian pembangunan infrastruktur melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra)

BISNIS
Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Rabu, 30 September 2026 | 20:29

Swiss-Belhotel International memperingati hari jadi ke-39 pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Global Vision, Local Heart”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill