Connect With Us

Lumuri Tubuh Pakai Cat Sablon, Manusia Silver di Tangsel Raup Rp300 Ribu per Hari

Rachman Deniansyah | Rabu, 29 September 2021 | 12:07

Manusia silver. (@TangerangNews / Instagram @polsekpamulangpolrestangsel)

TANGERANGNEWS.com-Kemunculan manusia silver di Tangerang Selatan kini tengah menjadi sorotan. Keberadaannya pun sangat mudah ditemukan, bahkan hampir di setiap persimpangan jalan. 

Seperti saat jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan menggelar razia di sejumlah lokasi pada Selasa, 28 September 2021 malam. 

Malam itu petugas berhasil menjaring belasan manusia silver, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. 

"Razianya di perapatan Muncul, Pamulang, Gaplek, Rempoa, Bintaro Plaza, Graha Bintaro, dan Alam Sutera. Kami menjaring 14 orang dewasa dan lima anak di bawah umur," ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfachry saat dikonfirmasi, Rabu, 29 September 2021. 

Menurut pengakuan belasan manusia silver itu, dalam sehari ternyata mereka mampu meraup penghasilan hingga ratusan ribu rupiah. 

Hal itulah yang menjadi salah satu faktor merambaknya manusia-manusia silver di sudut kota ini. 

"Pendapatan mereka sehari Rp80-300 ribu," kata Muksin. 

Ratusan ribu tersebut pun didapatinya rata-rata hanya dalam kurun waktu tiga jam saja. 

"Jadi selama 3 jam setiap harinya. Jam 3 sore sampai jam 10 malam manusia silver bergerak rata-rata hanya 3 jam," terangnya. 

Penghasilan ratusan ribu tersebut didapatinya hanya dengan bermodalkan bahan yang terbilang cukup murah. 

"Bahan yang digunakan (cat) sablon baju," ucapnya.

Namun sayangnya, bahan tersebut dapat mengancam kesehatan kulit. Mereka pun tak menghiraukannya. Para manusia silver itu hanya menganggap, ancaman kesehatan itu sebagai adaptasi kulit. 

"Ada kulit yang sensitif. Dia merasa panas dan ada yang tidak berasa panas. Kalau pemula rata-rata panas, katanya sebagai adaptasi kulit," pungkasnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill