Connect With Us

Genjot Capaian Vaksin di Tangsel, BIN: Agar Pandemi COVID-19 Jadi Endemi

Rachman Deniansyah | Rabu, 29 September 2021 | 14:57

kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggenjot capaian program vaksinasi di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tangerang Selatan. 

Kali ini, program vaksinasi tersebut menyasar kepada ribuan santri yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Alquraniyyah, Jalan Panti Asuhan RT 03/12, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Banten Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, program vaksinasi ini merupakan upaya percepatan dalam membentuk kekebalan massal atau herd immunity. 

"Ini adalah vaksin pertama. Kali ini kami menyasar kepada sebanyak 1.650 peserta. Santri 1.000 orang dan warga di sekitar pesantren sebanyak 650 orang," ujar Cahyono pada Rabu, 29 September 2021. 

Ia mengatakan, program percepatan vaksinasi ini tidak hanya dilakukan di wilayah Tangsel. 

Pada hari yang sama, kata Cahyono, BIN juga telah menggelar vaksin kepada lebih dari 5.000 orang se-Banten. 

"Kami mendapat sasaran sebanyak 5.500 orang, tapi hari ini kita bisa memvaksin sebanyak 5.650 orang yang tersebar di Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon," paparnya. 

Dengan demikian, pihaknya sangat berharap pada akhir tahun ini pandemi COVID-19 dapat cepat berlalu. 

"Kami juga harapkan nanti sekitar akhir Desember atau tahun 2022, pandemi COVID-19 ini bisa menjadi endemi. Jadi kita hadapi terus, kita lawan COVID-19. Kita sama-sama berjuang, supaya menang," tegasnya. 

Selain itu, pada kesempatan yang sama BIN juga memberikan sejumlah bantuan bagi warga sekitar yang kurang mampu. 

"Kami berikan secara door to door, pemberian sebanyak 300 paket sembako untuk warga yang tidak mampu," tuturnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill