Connect With Us

Panwas Temukan 17 Pelanggaran Kampanye

| Jumat, 5 November 2010 | 19:44

Musclih Basar Ketua Panwaslu Tangsel (tangerangnews / deddy)

TANGERANGNEWS- Panwas Kota Tangsel menemukan dugaan 17 pelanggaran kampanye yang dilakukan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel dalam rangkaian proses pemilukada 2010. Dugaan pelanggaran dilakukan sejak masa kampanye hingga hari ini.

Menurut Ketua Panwas Kota Tangsel Muslih Basar mengatakan, pihaknya telah mencatat 17 kasus pelanggaran selama pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Mayoritas kasus yang ditangani ini adalah dugaan politik uang, menbawa anak-anak pada saat kampanye, memasang atribut calon dan kampanye diluar jadwal.

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari Panwas kecamatan, via sms dari warga dan email ke panwas yang masuk ke panwas ada 17 bukti dugaan pelanggaran kampanye,” katanya saat ditemui dirumah makan sari kuring BSD kota Tangsel, hari ini.

Ia mengatakan, pihaknya akan mengkaji temuan pelanggaran tersebut, apakah memenuhi unsur pidana atau administrasi. Namun, pihaknya menekankan agar temuan-temuan yang mengindikasikan pelanggaran pidana pilkada  ini agar diproses. Yakni begitu ada laporan maupun temuan segera diberkas, dilengkapi dengan pengumpulan barang bukti.
Untuk pelanggaran administrasi, tutur dia, telah diserahkan kepada KPU Kota Tangsel untuk ditindaklanjuti dan umumnya merupakan pelanggaran surat pemberitahuan atau izin kampanye. Sementara untuk pelanggaran pidana, akan direkomendasikan kepada Gakumdu. 

Sementara, terkait masalah keikutsertaan PNS dalam kampanye, pihak Panwas telah merekomendasi pelanggaran tersebut kepada KPU Kota tangsel untuk ditindaklanjuti. Sementara untuk nama oknum PNS tersebut, pihak Panwas masih mengakajinya lebih lanjut. Dan, apabila oknum PNS tersebut telah diketahui nama dan Dinas tempat kerjanya, pihak Panwas akan menyurati Dinas Kepegawaian Daerah, sesuai dengan aturan Permendagri.

Ditanya calon yang paling banyak melakukan pelanggaran itu, ia mengaku pelanggaran dilakukan semua pasangan calon, namun semuanya masih tergolong pelanggaran ringan. (deddy)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih

Kamis, 2 April 2026 | 10:39

Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.

NASIONAL
Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Kamis, 2 April 2026 | 11:58

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill