Connect With Us

Cegah Kecurangan Penyaluran LPG di Tangsel, Pemkot Bentuk Tim Pengawasan

Rachman Deniansyah | Rabu, 10 November 2021 | 14:54

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan bakal memperketat pengawasan terhadap pendistribusian tertutup Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat. Caranya, yakni dengan membentuk tim koordinasi dan pengawasan. 

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kecurangan dalam penyaluran LPG di tengah masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memilihkan situasi ekonomi, yang kini mulai merangkak mencapai 7,2 persen.

”Dengan adanya distribusi tertutup liquefeid (LPG) ini, artinya pemkot akan sangat terbantu. Karena itu prosesnya harus diawasi,” ujar Benyamin, Rabu, 10 November 2021. 

Setiap anggota tim pengawasan ini, kata Benyamin, akan memiliki tanggung jawab untuk membentuk aturan dalam rangka penataan distribusi.

Penataan distribusi inilah yang menjadi bagian penting agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. 

”Kalau tidak ada kebijakan dan penataan, maka kemungkinan terhambat penyalurannya akan sangat mungkin terjadi. Dan nantinya akan mempengaruhi sektor lain,” imbuhnya. 

Benyamin mengatakan, tim koordinasi dan pengawasan ini nantinya juga akan membantu masyarakat atas sejumlah praktik kecurangan lainnya, seperti pencurian tabung gas.

"Hal ini juga menjadi sorotan pemerintah mengingat harga satu buah tabung cukup mahal," tuturnya. 

Selain untuk mengatur penyaluran dan praktik kecurangan terhadap LPG, tim ini juga akan bergerak untuk mengawasi harga pasaran. 

"Bertepatan dengan momentum Natal dan Tahun Baru yang biasanya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menaikkan harga liquefied petroleum ini secara sepihak. Karena itu, dengan adanya tim ini bisa dimanfaatkan untuk proses pengawasan harga di pasaran juga,”pungkasnya.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill