Connect With Us

Institut Teknologi PLN Pamerkan Kendaraan Listrik di IEMS 2021 Puspitek Tangsel

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 27 November 2021 | 12:01

Rektor ITPLN Prof Dr Iwa Garniwa (keempat dari kiri) bersama dosen dan mahasiswa ITPLN dan produk kendaraan lsitriknya Brajamusti di pameran IEMS 2021, Puspitek Serpong, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / ITPLN)

TANGERANGNEWS.com – Sejumlah kendaraan listrik karya Institut Teknologi PLN (ITPLN) ditampilkan dalam pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 di halaman gedung manajemen Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di kawasan Puspitek, Tangerang Selatan, Banten.

ITPLN sebagai perguruan tinggi yang fokus di bidang ketenagalistrikan, menampilkan hasil karya dosen dan mahasiswa kolaborasi antarjurusan, yaitu Kendaraan Ramah Lingkungan (Karling) Roda 2, Roda 3, dan Roda 4 dan juga Brajamusti Electric Vehicle Team Braja Racing Team. 

Selain itu juga ditampilkan alat keamanan untuk kendaraan listrik berupa speaker yang menyimulasikan suara pada kendaraan listrik. Alat keamanan tersebut penting mengingat kendaraan listrik tidak mengeluarkan suara pada saat dioperasikan. 

Wakil Rektor II ITPLN Moh. Ahsan berharap agar melalui IEMS 2021 yang berlangsung pada 24-26 November 2021, mahasiswa dan dosen semangat dalam mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air. 

“Turut bangga dengan adanya pameran ini (IEMS 2021) dan diharapkan mahasiswa dan dosen menjadi semakin semangat dan turut berpartisipasi dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Ahsan dalam keterangan persnya, Jumat 26 November 2021.

Saat ini ITPLN fokus dalam pengembangan kendaraan listrik yang diberi nama Karling (Kendaraan Ramah Lingkungan). Pengembangan Karling dilakukan melalui konversi motor bensin ke motor listrik (swap engine) untuk motor bebek dengan nama Karling-2R.

Selain itu, konsep kendaraan penumpang roda 3 (Karling-3R) bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan penumpang jarak pendek seperti kompleks perumahan, tempat wisata, dan lokasi pabrik yang membutuhkan kendaraan untuk akses ke lokasi sekitar.

Terakhir prototype kendaraan roda 4 yang diberi nama Karling-4R, dengan konsep multi propose vehicle yang bisa dikembangkan untuk kendaraan penumpang dan juga angkutan barang.

ITPLN pada pameran tersebut juga menampilkan karya mahasiswa S1 Teknik Mesin dari Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi (FTBE) yang diberi nama Brajamusti, yang merupakan Tim Formula Mahasiswa Indonesia dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia.

Selanjutnya ITPLN akan menampilkan salah satu proyek kapal listrik dengan menggunakan video virtual yang bisa dilihat melalui monitor TV yang ada di Booth IT-PLN.

Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa yang hadir di hari ketiga IEMS 2021, Jumat 26 November 2021, menuturkan ITPLN mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 

“Kami mengaplikasikan teknologi kendaraan listrik di kampus oleh para mahasiswa kami melalui berbagai produk kendaraan listrik yang telah kami hasilkan,” ujar Iwa.

Ia berharap agar ITPLN dapat terus berkontribusi terhadap ekosistem electric vehicle untuk menuju transisi energi bersih.

SPORT
Kiper Dihukum Kartu Merah, Hokky Caraka Jadi Penjaga Gawang Dadakan di Laga Persib vs Persita Tangerang

Kiper Dihukum Kartu Merah, Hokky Caraka Jadi Penjaga Gawang Dadakan di Laga Persib vs Persita Tangerang

Minggu, 22 Februari 2026 | 23:14

Persib Bandung meraih kemenangan setelah menundukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 22 Februari 2026, malam.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill