Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Warga Tangerang Selatan digegerkan dengan munculnya fenomena awan yang menyerupai bentuk angin tornado. Kejadian langka tersebut pun viral di media sosial.
Awan berbentuk angin tornado atau kerucut terbalik dengan ukuran kecil itu, muncul bersamaan saat hujan mulai mengguyur sebagian wilayah Tangsel, Minggu, 19 Desember 2021.
Menurut informasi dihimpun, awan itu hanya terlihat di beberapa wilayah Tangsel. Fenomena langka itu pun sempat menghebohkan netizen.
Kemunculan momen langka itu, salah satunya diabadikan oleh salah satu netizen dengan akun instagram bernama @botar_997 atau Rhasli Putra Perdana.
Ia melihat fenomena itu saat berada di sekitar wilayah Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangsel, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kondisi awan sebelumnya sangat terik, tiba-tiba berubah menjadi mendung. Seolah hujan besar ingin mengguyur.
"Dari panas tiba-tiba mendung, seperti pertanda akan turunnya hujan. Saat itu saya melihat ke arah langit melihat ada kejadian itu," ujar Rhasli saat dihubungi melalui akun instagram pribadinya.
Fenomena itu tampak janggal baginya. Ia pun mengaku sempat merasa khawatir. Namun saat itu, setelah mengabadikan momen tersebut, akhirnya ia mengunggah ke media sosial.
Hingga saat ini, belum dapat dipastikan secra ilmiah ihwal kemunculan fenomena tersebut. Awan aneh itu pun secara perlahan mulai hilang, seiring dengan meredanya hujan.
"Alhamdulillah tidak terjadi hal yang buruk dan merugikan warga sekitar," tandasnya.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGKebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews