Connect With Us

Wajah Baru Tugu Pamulang Diresmikan, Pemprov Banten Telan Dana Rp700 Juta

Rachman Deniansyah | Sabtu, 8 Januari 2022 | 13:53

Tugu Pamulang di persimpangan Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tugu Pamulang kini telah bermetamorfosis. Bangunan yang dulu kusam dan tak ada arti, kini telah berubah menjadi bangunan yang megah dan penuh dengan filosofi. 

Dengan wajah barunya, tugu yang terletak di persimpangan Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan itu kini telah diresmikan. 

Peresmian tugu dengan bentuk yang jauh lebih megah itu langsung dipimpin oleh Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim pada Sabtu, 8 Januari 2022. 

Ia menyampaikan, saat ini bangunan tersebut telah dirombak total. Seluruh bangunannya, mulai dari sisi terbawah hingga puncak tugu memiliki berbagai nilai filosofis yang berbeda. 

Diharapkan, bangunan yang bakal menjadi ikon Kota Tangsel ini dapat menjadi kebanggaan bagi khususnya warga Pamulang itu sendiri. 

"Secara historical, sejarah, kultural diambil dari Kota Tangselnya, dan sejarah Bantennya dari berbagai simbol," ujar Wahidin. 

Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Arlan Marzan menambahkan, proses pembangunan tugu yang kini menjadi kebanggaan warga Tangsel ini memakan waktu hingga hampir dua bulan. 

Kendati demikian, ia mengaku jika jadwal penyelesaian tugu Pamulang ini sempat mengalami keterlambatan. 

Dalam pembangunannya ini, kata Arlan, pihaknya menelan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 yang tak sedikit. Jumlahnya pun terus bertambah jika dibandingkan dengan anggaran awal. 

"Total anggarannya mencapai Rp700 juta. Awalnya Rp400 juta, kemudian kita anggarkan kembali Rp200 juta. Kemudian hasil sayembara kita koordinasi," paparnya. 

Ia menjelaskan, anggaran itu melejit lantaran adanya permintaan khusus material, berdasarkan hasil koordinasi bersama pemenang sayembara dan dewan juri. 

"Kebetulan selama pelaksanaan, untuk material-material pembangunannya itu langsung dari dewan juri dan pemenang langsung ikut dalam perencanaan. Jadi anggaran menjadi Rp700 juta totalnya," terangnya. 

Tak sampai di situ, setelah peresmian ini pihaknya pun kembali harus mengeluarkan anggaran lain untuk pemeliharaannya. 

"Anggaran perawatan sekitar Rp50-an juta. Karena kita ada taman, lampu, dan ke depan kita mau pasang pagar. Dan ini kita khawatir ada yang masuk, dan merusak. Ini (Rp50 juta) dalam jangka waktu setahun," tuturnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill