Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-Tugu Pamulang kini telah bermetamorfosis. Bangunan yang dulu kusam dan tak ada arti, kini telah berubah menjadi bangunan yang megah dan penuh dengan filosofi.
Dengan wajah barunya, tugu yang terletak di persimpangan Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan itu kini telah diresmikan.
Peresmian tugu dengan bentuk yang jauh lebih megah itu langsung dipimpin oleh Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim pada Sabtu, 8 Januari 2022.
Ia menyampaikan, saat ini bangunan tersebut telah dirombak total. Seluruh bangunannya, mulai dari sisi terbawah hingga puncak tugu memiliki berbagai nilai filosofis yang berbeda.
Diharapkan, bangunan yang bakal menjadi ikon Kota Tangsel ini dapat menjadi kebanggaan bagi khususnya warga Pamulang itu sendiri.
"Secara historical, sejarah, kultural diambil dari Kota Tangselnya, dan sejarah Bantennya dari berbagai simbol," ujar Wahidin.
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Arlan Marzan menambahkan, proses pembangunan tugu yang kini menjadi kebanggaan warga Tangsel ini memakan waktu hingga hampir dua bulan.
Kendati demikian, ia mengaku jika jadwal penyelesaian tugu Pamulang ini sempat mengalami keterlambatan.
Dalam pembangunannya ini, kata Arlan, pihaknya menelan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 yang tak sedikit. Jumlahnya pun terus bertambah jika dibandingkan dengan anggaran awal.
"Total anggarannya mencapai Rp700 juta. Awalnya Rp400 juta, kemudian kita anggarkan kembali Rp200 juta. Kemudian hasil sayembara kita koordinasi," paparnya.
Ia menjelaskan, anggaran itu melejit lantaran adanya permintaan khusus material, berdasarkan hasil koordinasi bersama pemenang sayembara dan dewan juri.
"Kebetulan selama pelaksanaan, untuk material-material pembangunannya itu langsung dari dewan juri dan pemenang langsung ikut dalam perencanaan. Jadi anggaran menjadi Rp700 juta totalnya," terangnya.
Tak sampai di situ, setelah peresmian ini pihaknya pun kembali harus mengeluarkan anggaran lain untuk pemeliharaannya.
"Anggaran perawatan sekitar Rp50-an juta. Karena kita ada taman, lampu, dan ke depan kita mau pasang pagar. Dan ini kita khawatir ada yang masuk, dan merusak. Ini (Rp50 juta) dalam jangka waktu setahun," tuturnya.
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGPuluhan hektare lahan tidur milik Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang rencananya akan disulap menjadi kawasan produktif, mulai dari infrastruktur pengendali banjir
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews