Connect With Us

Meski Dibatasi, Stok Minyak Goreng Murah di Minimarket Tangsel Ludes Diserbu Warga

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Januari 2022 | 17:04

Masyarakat saat membeli minyak goreng di minimarket yang ada di sepanjang Jalan Benda Raya, Pamulang, Tangsel, Rabu, 19 Januari 2022. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Minyak goreng murah yang dijual dengan harga Rp14 ribu per liter di sejumlah minimarket, laris manis diborong warga Kota Tangerang Selatan. 

Hal itu membuat stok ketersediaannya pada sejumlah minimarket yang terletak di sepanjang Jalan Benda Raya, Kecamatan Pamulang, habis tak tersisa. 

Sehingga, ibu-ibu pemburu minyak goreng yang sudah berdatangan harus kembali dan mencari minimarket lain yang ada di sekitarnya.

Hal tersebut salah satunya dialami oleh Siti Hajar, 28, warga Pamulang. Siti yang datang membawa putrinya, harus rela menghampiri sejumlah minimarket berbeda. 

"Habis Zuhur saya langsung keliling. Tapi belum dapat, sudah ke beberapa minimarket," ungkapnya di lokasi, Rabu, 19 Januari 2022.

Hal senada juga dialami oleh Nisa, 25. Ia harus berkeliling mencari minimarket yang masih tersedia minyak goreng murah tersebut. "Tadi sudah dua minimarket. Terus stoknya habis. Ini mau nyari lagi," singkatnya.

Murahnya harga minyak goreng ini, seolah menjadi angin segar di tengah melambungnya harga sejumlah komoditi di pasaran. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang rela mengantre hingga berburu minyak goreng dari satu tempat ke tempat lainnya. 

Pasalnya pembelian minyak goreng ini dibatasi. Satu orang hanya diperbolehkan membeli sebanyak dua liter per satu struk pembelanjaannya.

Sementara itu, Corporate Communications Alfamart Rere menjelaskan, harga minyak goreng yang dijual Rp14 ribu per liter ini berlaku untuk seluruh ritel Alfamart.

"Sudah berlaku semua Alfamart secara nasional per hari ini," terang Rere saat dihubungi. 

Namun secara teknis, pembelian minyak goreng tersebut dibatasi. Hal itu guna mencegah terjadinya penimbunan, dan panic buying atau pembelian secara berlebihan di masyarakat. 

"Harusnya aman asal enggak ada panic buying. Pembelian dibatasi 2 pcs per struk atau per orang untuk ukuran satu liter," tandasnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga terlihat mulai menyerbu minimarket. Antusias yang begitu tinggi tersebut, membuat sejumlah minimarket dipadati antrean warga yang hendak membeli minyak, sejak siang hari. Ada pula sejumlah minimarket yang sudah kehabisan stok.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill