Connect With Us

Gara-gara Bentuk Payudara, Pria di Tangsel Gagal Lulus CPNS

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Februari 2022 | 10:00

Seorang pria bernama Dwiki Andoyo viral di Twitter usai curhat soal pengalamannya tak lolos tes CPNS gara-gara bentuk payudara. (@TangerangNews / Twitter @dwikiand)

TANGERANGNEWS.com–Seorang laki-laki asal Tangerang Selatan (Tangsel), Dwiki Andoyo, gagal lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lantaran bentuk payudara dan kaki berbentuk X 10 sentimeter. Padahal Dwiki lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Bahkan, Dwiki meraih skor SKB CPNS termasuk yang tertinggi di instansi yang ditujunya itu. Namun karena dinilai terdapat ketidakwajaran dalam masalah fisik, Dwiki akhirnya tak lolos tes CPNS. 

Pengalaman Dwiki yang gagal lolos CPNS gara-gara bentuk payudara dan kakinya itu diungkapkannya dalam akun Twitter @dwikiand, dan menjadi viral saat ini. 

"Diawal tahun ini diberikan pelajaran berharga dari salah satu seleksi pegawai negeri di suatu kementerian. Ternyata dalam menjalankan tugasnya sebagai pegawai negeri diperlukan postur yang sempurna dikarenakan mungkin dapat mempengaruhi performa kita dalam pekerjaan di kantor," tulis Dwiki pada 30 Januari 2022. 

Selain hasil penilaian ketika tes, Dwiki juga mengunggah tampilan laman sscasn.go.id yang menyebutkan dirinya tak lolos seleksi CASN 2021. Dalam unggahannya itu, terlihat Dwiki sudah menyampaikan sanggahannya soal diputuskan tidak lolos seleksi. Namun Dwiki tak mengungkap instansi tempat ia mengikuti tes.

"Alasan sanggah: Hasil SKB CPNS (tulisan diblur) saya mendapatkan skor tertinggi namun keterangan kelulusan saya P/TMS-1 dikarenakan tidak lolos dalam SKB tes kesehatan umum dan jiwa. Dalam hal ini saya tidak diinfokan bagian mana yang saya tidak lolos dan butuh penjelasan," tulis Dwiki.

Lantas Dwiki memperoleh jawaban atas sanggahannya yang menyebut penyebab kegagalannya karena bentuk payudara dan kaki miliknya. "Hasil pemeriksaan kesehatan sebagai berikut; pembesaran payudara laki-laki, kaki bentuk X 10 cm," bunyi jawaban dari panitia seleksi yang diunggah Dwiki.

Unggahan Dwiki itu memantik reaksi warganet,  di antaranya ada yang merasa prihatin namun sebagian netizen lainnya memaklumi karena sebagai abdi negara dituntut harus mempunyai fisik yang ideal.

Atas munculnya persoalan Dwiki tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan, beberapa instansi memang mensyaratkan kebugaran jasmani sebagai poin penting dalam seleksi CPNS. Contohnya yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Hukum dan HAM, serta Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"Ketiga instansi tersebut mensyaratkan kebugaran jasmani, termasuk postur tubuh. Hal ini dikarenakan, instansi-instansi ini akan melaksanakan pelatihan dasar yang membutuhkan kebugaran jasmani, termasuk postur tubuh yang mendukung," ujar Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama BKN, Satya Pratama seperti dikutip dari CNNIndonesia.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TEKNO
MOONTON dan Polda Jateng Bongkar Sindikat Pembuat Cheat Mobile Legends

MOONTON dan Polda Jateng Bongkar Sindikat Pembuat Cheat Mobile Legends

Jumat, 10 April 2026 | 19:20

MOONTON Games, pengembang game online Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah (Jateng) membongkar sindikat penyedia cheat yang menyasar game tersebut.

PROPERTI
2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

Selasa, 7 April 2026 | 15:17

LippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.

KAB. TANGERANG
Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Jumat, 10 April 2026 | 19:49

Harga kantong dan gelas plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan sampai 70 persen akibat lonjakan harga bahan baku dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill