Connect With Us

Driver Ojol di Tangsel Keluhkan Biaya Sewa Motor Listrik Mahal, Tidak Cukupi Kebutuhan Sehari-hari

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:47

Ilustrasi ojol menggunakan sepeda motor listrik. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang driver okek online (ojol) di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Angga, 28 mengeluhkan biaya sewa motor listrik yang cukup memberatkan baginya.

Pasalnya, dengan biaya sewa sebesar Rp50 ribu per hari, tidak sebanding dengan penghasilannya setiap hari yang tidak menentu dan tidak selalu banyak.

Angga terpaksa menggunakan motor listrik lantaran tidak memiliki kendaraan pribadi. Sebab, motor miliknya telah ditarik leasing saat pandemi Covid-19 lalu.

"Terpaksa karena enggak ada kendaraan lain. Kendaraan sebelumnya ditarik leasing, waktu itu lagi pandemi, lagi sepi-sepinya orderan. Akhirnya ditawarin pakai ini," ujar Angga seperti dikutip dari motorplus-onine.com, Rabu 21 Desember 2022.

Driver yang sudah melakoni profesinya sejak 2018 ini mengaku baru beralih menggunakan motor listrik sekitar 18 bulan.

"Rata-rata yang ambil motor listrik karena enggak punya motor buat narik," lanjut dia.

Angga menggunakan kendaraan listrik setelah mendapat tawaran dari perusahaan mitra penyedia aplikasi ojol. Tanpa berpikir panjang, Angga langsung menerima tawaran itu karena tidak memiliki kendaraan untuk bekerja.

Akan tetapi, biaya sewa motor listrik cukup memberatkan baginya. Terlebih, Angga hanya mengambil order pengantaran makanan dan paket, tidak mengantar penumpang.

Angga berharap agar pihak penyedia aplikasi ojol dapat memberikan solusi yang tepat terkait keadaan mitra-mitra ojolnya.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill