Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan
Jumat, 10 Juli 2026 | 14:11
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TANGERANGNEWS.com-Komunitas ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) telah menggelar aksi di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Agustus 2022, dengan membawa sejumlah tuntutan. Mereka pun sempat diterima oleh anggota DPR.
Ketua Komunitas Ojol Sopan, Ramah, Wibawa, dan Mengabdi (SRWM) Kota Tangerang Alim Kakani menyatakan dirinya cukup puas dengan hasil aksi tersebut.
"Beliau (anggota DPR) siap untuk menyampaikan aspirasi dari ojol perihal Undang-undang tentang kemitraan dan kenaikan tarif ojol, di situ pun ada bukti-buktinya," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa, 30 Agustus 2022.
Perihal rencana harga BBM, pihak DPR RI belum memberikan keterangan secara jelas apakah tetap naik atau tidak. Meski begitu, Alim, mengatakan pihaknya akan terus mengawal kinerja DPR dan melakukan desakan. Sebab, ojol sebagai bagian dari masyarakat kecil merasa keberatan dengan keputusan-keputusan pemerintah yang sepihak.
"Kita akan mengawal hasilnya bagaimana di Kementrian Perhubungan dan kementrian-kementrian yang terkait dengan ojek online," kata Alim.
Untuk diketahui, aksi ini diikuti sebanyak kurang lebih 700 massa ojol yang berasal dari Jabodetabek maupun dari luar daerah.
Alim yang juga mobilisator aksi demo mengungkapkan, sempat terjadi insiden dalam aksi, di mana beberapa massa ojol hendak memukuli ojol lain yang menolak mengikuti aksi dan tetap mencari penumpang.
Namun, kejadian tersebut berhasil dicegah hingga akhirnya aksi kembali berjalan secara damai dan tertib hingga selesai.
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TODAY TAGKota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews