Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Komunitas ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) telah menggelar aksi di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Agustus 2022, dengan membawa sejumlah tuntutan. Mereka pun sempat diterima oleh anggota DPR.
Ketua Komunitas Ojol Sopan, Ramah, Wibawa, dan Mengabdi (SRWM) Kota Tangerang Alim Kakani menyatakan dirinya cukup puas dengan hasil aksi tersebut.
"Beliau (anggota DPR) siap untuk menyampaikan aspirasi dari ojol perihal Undang-undang tentang kemitraan dan kenaikan tarif ojol, di situ pun ada bukti-buktinya," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa, 30 Agustus 2022.
Perihal rencana harga BBM, pihak DPR RI belum memberikan keterangan secara jelas apakah tetap naik atau tidak. Meski begitu, Alim, mengatakan pihaknya akan terus mengawal kinerja DPR dan melakukan desakan. Sebab, ojol sebagai bagian dari masyarakat kecil merasa keberatan dengan keputusan-keputusan pemerintah yang sepihak.
"Kita akan mengawal hasilnya bagaimana di Kementrian Perhubungan dan kementrian-kementrian yang terkait dengan ojek online," kata Alim.
Untuk diketahui, aksi ini diikuti sebanyak kurang lebih 700 massa ojol yang berasal dari Jabodetabek maupun dari luar daerah.
Alim yang juga mobilisator aksi demo mengungkapkan, sempat terjadi insiden dalam aksi, di mana beberapa massa ojol hendak memukuli ojol lain yang menolak mengikuti aksi dan tetap mencari penumpang.
Namun, kejadian tersebut berhasil dicegah hingga akhirnya aksi kembali berjalan secara damai dan tertib hingga selesai.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews