Connect With Us

Massa Ojol Tangerang Ikut Kepung Gedung DPR Menolak Kenaikan BBM

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 26 Agustus 2022 | 21:56

Massa ojek online Tangerang siap ikut serta dalam aksi penolakan kenaikan BBM di Gedung DPR RI. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Massa ojek online (ojol) dari Tangerang akan ikut serta dalam aksi penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Mereka akan bergabung bersama Koalisi Ojek Online (KON) untuk mengepung Gedung DPR RI di Jakarta pada Senin, 29 Agustus 2022.

Dalam aksi protes tersebut, setiap rombongan komunitas dari berbagai daerah akan diberi identitas khusus sebagai pembeda.

Selain untuk membedakan, pemberian identitas khusus ini bertujuan untuk mencegah peserta aksi dari penyusup.

Ketua Komunitas Ojol Sopan, Ramah, Wibawa, dan Mengabdi (SRWM) Kota Tangerang, Alim Kakani menyatakan, pihaknya resah dengan isu kenaikan BBM. Sebab, jika benar BBM dinaikkan, pendapatan ojol sangat berdampak.

"Pendapatan ojek online sangat menurun dua tahun belakangan ini. Jadi, dengan kenaikan BBM ini akan menyulitkan kita sebagai rakyat," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat, 26 Agustus 2022.

Alim meminta pemerintah untuk peka terhadap kondisi rakyatnya. Ia ingin pemerintah menunda kebijakan kenaikan BBM.

Selain isu kenaikan BBM, massa aksi juga akan menyuarakan sejumlah tuntutan lainnya, seperti legalisasi ojol, pengurangan potongan komisi pendapatan, dan revisi perjanjian kemitraan.

Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun, kenaikan BBM bersubsidi disebabkan karena penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin membesar, sehingga perlu dilakukan penyesuaian. 

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill