Connect With Us

Pengemudi Ojol di Tangerang Diajarkan Cara Beri Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:12

Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang diajarkan terkait praktik pertolongan pertama oleh manajemen Brawijaya Hospital Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang diajarkan terkait praktik pertolongan pertama dan pembiayaan kesehatan pada korban kecelakaan lalu lintas, oleh manajemen Brawijaya Hospital Tangerang.

Kegiatan yang berlangsung di Brawijaya Hospital Tangerang pada Rabu 13 Juli 2022 ini, merupakan sebagai salah satu bentuk kepedulian dari Brawijaya Hospital Tangerang pada komunitas ojek online.

Dokter spesialis Orthopedi dan Traumatologi Brawijaya Hospital Tangerang, dr Dody Kurniawan mengatakan, kecelakaan kerja, yaitu kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja.

"Termasuk kecelakaan yang terjadi pada saat berangkat dan pulang kerja melewati jalan yang biasa dilalui, kecelakaan di tempat kerja dan berdinas di luar, seperti para driver ojek online," katanya setelah acara talk show tersebut.

Khusus para driver ojek online yang mengalami kejadian atau kecelakaan di jalan, tentu membutuhkan cara mengatasi sekaligus menanganinya dengan tepat. 

"Pertama hal yang dilakukan tetaplah tenang, dan berusaha tidak panik. Pastikan juga kondisi Anda aman dan minta pertolongan di tempat kejadian," jelasnya.

Setelah aman, pastikan kondisi tubuh dengan memeriksa singkat. Apakah terdapat luka, nyeri ataupun kesulitan menggerakkan persendian tubuh, dan lainnya.

"Kalau terdapat luka yang terbuka, kecurigaan patah tulang dan lainnya, minta segera pertolongan untuk dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Menurutnya, Brawijaya Hospital Tangerang telah bekerja sama dengan dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu BPJS Ketenagakerjaan.

Kerja sama ini dalam hal penanganan karyawan yang mengalami kecelakaan kerja, baik di tempat kerja ataupun di jalan.

Sehingga bisa langsung mendapatkan penanganan dokter spesialis orthopedi yang kompeten di Brawijaya Hospital Tangerang, salah satunya adalah dr Dody Kurniawan.

"Pastikan Anda sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, percayakan penanganan medis di Brawijaya Hospital Tangerang,” tambahnya.

Pasien kecelakaan kerja tentunya membutuhkan pelayanan yang cepat. Karena itu, Brawijaya Hospital Tangerang juga memberikan gratis layanan jemput pasien dengan ambulans lengkap dengan fasilitas medis yang memadai dan juga penanganan dengan dokter-dokter ahli, seperti dokter ortopedi, dokter bedah dan dokter spesialis.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill