Connect With Us

Komunitas Ojol Tangerang Galang Dana Korban Banjir Serang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 Maret 2022 | 23:25

Komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koordinasi Lintas Serpong Bersatu (KLSB) melakukan aksi galang dana bagi korban banjir Serang, Banten, di sejumlah titik Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 3 Maret 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koordinasi Lintas Serpong Bersatu (KLSB) melakukan aksi galang dana bagi korban banjir Serang, Banten, di sejumlah titik Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 3 Maret 2022.

Ketua KLSB Noval, aksi galang dana ini diikuti puluhan anggota di empat titik lampu merah yakni German Center, Polres TangSel, Nusaloka dan BSD Plaza.

“Kegiatan ini dilakukan selama dua hari mulai Rabu 2 Maret sampai Kamis 3 Maret 2022,” katanya.

Hasil donasi ini nantinya akan diberikan kepada korban banjir di Serang yang sangat membutuhkan bantuan.

“Kita berinisiatif ulur tangan dan gotong royong untuk meringkan beban korban banjir Serang. Semoga apa yang dilakukan berbagai komunitas ojol Tangsel, bermanfaat bagi mereka,” jelas Noval.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill