Connect With Us

Banjir Terjang Serang, Brimob dan Polairud Banten Bantu Evakuasi Korban

Tim TangerangNews.com | Selasa, 1 Maret 2022 | 16:01

Satbrimob Polda Banten mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Serang, Selasa 1 Maret 2022. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Banjir menerjang beberapa kecamatan di wilayah Serang, di antaranya di Perumahan Padma Raya Jln KH Jamhari dan Kaujon Buah Gede Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, pada Selasa 1 Maret 2022. 

Dansat Brimob Polda Banten Kombes Dwi Yanto Nugroho mengatakan, pihaknya telah menurunkan Tim Search and Rescue (SAR) Brimob Polda Banten untuk mengevakuasi korban banjir di wilayah tersebut. 

“Pelaksanaan evakuasi ini dipimpin oleh Danyon A Pelopor AKBP Norhayat guna membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kota Serang,”kata Dwi Yanto, Selasa.

Selanjutnya Dwi Yanto menjelaskan bahwa personel Satbrimob Polda Banten dan jajarannya telah disiagakan dan dikerahkan sesuai dengan instruksi Kapolda Banten tentang antisipasi bencana.

“Sesuai dengan instruksi Kapolda Banten hari ini personel Satbrimob Polda Banten membantu masyarakat yang terdampak banjir karena sebelumnya kami telah melaksanakan siaga bencana, baik peralatan maupun personel,” ujarnya.

Dwi Yanto melanjutkan, kesiapsiagaan personel dalam mengevakuasi warga yang terdampak banjir bertujuan untuk mengantisipasi adanya korban jiwa sekaligus mewujudkan rasa aman atas hadirnya kepolisian di tengah-tengah masyarakat.

“Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat senantiasa mengacu kepada keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi Salus Populi Suprema Lex Esto,” terang dia.

Sementara itu, selain di Perumahan Padma Raya Jln KH Jamhari dan Kaujon Buah Gede, banjir juga menerjang Perumahan Rahayu Residence. Di lokasi ini puluhan personel Ditpolairud Polda Banten melakukan evakuasi korban banjir.

Dirpolairud Polda Banten Kombes Giuseppe Reinhard Gultom mengatakan, di beberapa wilayah di Kota Serang mengalami banjir. Karena itu, Ditpolairud Polda Banten turun langsung untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Saat ini kita baru saja melakukan evakuasi masyarakat yang berada di Perumahan Rahayu Residance Kota Serang,” ujar Gultom, Selasa.

Gultom menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan evakuasi tersebut Ditpolairud Polda Banten menggunakan perlengkapan Search and Rescue (SAR).

“Dalam pelaksanaan evakuasi ini kita telah menyiapkan beberapa keperluan, seperti bus, double cabin, ambulans, rubber boat dan perlengkapan SAR lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa sejauh ini evakuasi di Perumahan Rahayu Residance Kota Serang berjalan dengan lancar.

NASIONAL
Gelontorkan Rp5 T, Bulog Siapkan Gudang Pangan Baru 

Gelontorkan Rp5 T, Bulog Siapkan Gudang Pangan Baru 

Jumat, 3 April 2026 | 15:03

Perum Bulog melakukan transformasi di sektor pengolahan dan penyimpanan pangan dengan menyiapkan modernisasi fasilitas pascapanen di berbagai daerah.

KAB. TANGERANG
Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Jumat, 3 April 2026 | 20:02

Penemuan kotak misterius berbahan styrofoam di Perumahan Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggegerkan warga sekitar, pada Jumat 03 April 2026 pukul 06.30 pagi.

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill