Connect With Us

Butuh Bantuan, Korban Banjir di Teluknaga Tangerang Terserang Penyakit

Tim TangerangNews.com | Selasa, 15 Februari 2022 | 10:18

Warga yang terdampak banjir di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Banjir yang beberapa waktu lalu melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten meninggalkan persoalan kesehatan. Masyarakat yang terdampak banjir di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, terserang penyakit kulit seperti gatal-gatal.

Salah satu warga Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Asmah, 50, mengatakan warga korban banjir pada beberapa bulan lalu di wilayahnya saat ini mulai terserang penyakit kulit dan membutuhkan bantuan.

Ia bersama warga lain sudah mengeluhkan hal itu kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada petugas medis yang datang dan memberi pelayanan. "Pernah sekali dikasih obat, ini kaki pada gatal kalau malam. Tidak pernah ada yang datang dari pemerintah, ada juga dari desa cuma keliling doang. Ada juga dari TNI ngasih sembako bulan kemarin," katanya, Senin 14 Februari 2022.

Hal senada juga dikatakan oleh warga lain yang mengeluhkan minimnya pelayanan kesehatan dan bantuan dari pemerintah. Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat segera mencari solusi agar bajir segera surut.

Camat Teluknaga, Zamzam Manohara menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi penanganan banjir di Kampung Gaga tersebut.

Menurut Zamzam, untuk layanan kesehatan pihaknya akan segera membangun posko kesehatan di lokasi banjir itu. "Segera kita bangun posko kesehatan di lokasi, dan saat ini kami sedang berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait yang ada untuk mencari solusi dampak dan penanganan genangan," ujarnya.

Ia mengungkapkan pada awal pertama terjadinya banjir, seluruh pihak terkait telah turun ke lokasi dan memberi bantuan termasuk layanan kesehatan kepada warga yang terdampak. "Sebelumnya sudah, namun karena memang terlalu lama mungkin perlu penanganan lagi, " ucapnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang Tifna Purmana menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang telah melakukan rapat mitigasi, yang merupakan salah satu upaya pemda dalam merespons apa yang diinginkan masyarakat yang terganggu kehidupannya terkait banjir.

"Semua pihak yang terlibat harus duduk bersama sesuai peran masing masing mencari solusi yang cepat karena masyarakat terganggu dengan banjir," kata dia.

Pada rapat mitigasi yang dilaksanakan di kantor Desa Tanjung Pasir pada Jumat 11 Februari 2022 itu dihadir Kepala Desa Tanjung Pasir dan perangkat desa, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, dan Camat Teluknaga.

Selain itu juga hadir perwakilan perusahaan Sedayu Group, Koramil Teluknaga, Polsek Teluknaga dan Forum PRB, Relawan Kebakaran Kecamatan Teluknaga dan Ketua RT/RW  01/03 dan tokoh masyarakat Desa Tanjung Pasir serta unsur media.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill