Connect With Us

Jelang Imlek, Pabrik Lilin di Karawaci Tangerang Kebanjiran Order

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 Januari 2022 | 14:57

Pabrik pembuatan lilin di Karawaci, Kota Tangerang mulai kebanjiran orderan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2573. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pabrik pembuatan lilin di Karawaci, Kota Tangerang mulai kebanjiran orderan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2573.

Tingginya permintaan terhadap salah satu perlengkapan sembahyang umat Konghucu ini, membuat para pengusaha mampu meraup untung besar.

Demi memenuhi tumpukan orderan lilin jelang Imlek ini, Antonius selaku pemilik pabrik lilin tersebut harus menambah jam kerja pegawainya.

Antonius mengaku, pendapatan jelang Imlek meningkat hingga lima kali lipat dibanding bulan biasanya. Namun, pendapatan ini tetap tidak setinggi tahun biasanya, saat pandemi covid-19 belum melanda.

“Tapi secara kesibukan tetap sama, harus menambah jam kerja, hingga saya ikut turun tangan proses produksi. Karena orderan digunakan konsumen pada momen yang bersamaan. Sehingga semua harus kita kelarkan secepat mungkin,” ungkap Antonius, Jumat 28 Januari 2022.

Bisnis yang dibangun sejak tahun 1990-an ini dapat memproduksi lilin dengan berbagai ukuran. Mulai dari ukuran satu kati hingga 1.000 kati. Harganya mulai Rp14 ribu hingga Rp20 juta dengan tinggi tiga meter lebih, yang mampu menyala selama enam bulan.

“Berbagai ukuran punya peminatnya, dan cukup hampir rata. Mulai dari perorangan, kelompok hingga kelenteng dari berbagai daerah di Jabodetabek," katanya.

Banyak dari pemesan diminta dituliskan nama pembeli, falsafah atau keberuntungan untuk keluarga dan bisnis.

"Tulisan kami cetak warna emas bukan tulisan tangan. Jadi, terlihat mahal, elegan dan indah untuk dipajang,” papar Antonius.

Setiap lilin ia yakini memiliki nyawa atau aura positif. Sehingga, segala proses pembuatan dilakukan dengan suasana hati yang tenang, senang dan penuh keberkahan, untuk setiap orang yang nanti akan menikmati keindahan lilin buatannya.

“Bukan sekadar berjulan atau kirim lilin. Tapi lewat setiap cahaya lilin yang saya buat, saya berharap mereka bahagia, sehat dan selalu diberkahi. Maka, sesibuk apa pun, atau dalam kondisi sesepi apa pun, saya tetap bertahan dengan bisnis ini, untuk cahaya yang menerangi banyak orang,” pungkasnya.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TANGSEL
Tangani Banjir dan Longsor, Pemkot Tangsel Segera Pasang Long Storage hingga Normalisasi Kali

Tangani Banjir dan Longsor, Pemkot Tangsel Segera Pasang Long Storage hingga Normalisasi Kali

Kamis, 16 April 2026 | 15:43

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meninjau langsung sejumlah titik terdampak banjir dan tanah longsor yang mengepung wilayahnya akibat cuaca ekstrem belakangan ini.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill