Connect With Us

Korban Meninggal Banjir Banten Bertambah Jadi Lima Orang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 2 Maret 2022 | 14:35

Korban bencana banjir di Kota Serang, Banten. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com–Korban meninggal akibat banjir di wilayah Banten bertambah menjadi lima orang dari yang sebelumnya dilaporkan sebanyak dua orang. 

Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga, Rabu 2 Maret 2022, menyebutkan lima korban meninggal ialah GS, warga Kota Baru, Kecamatan Serang, FR dan AD di Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, RZ di Kagungan, Kecamatan Serang serta AMS di Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya.

Shinto mengatakan, banjir di wilayah hukum Polda Banten tidak hanya terjadi di Serang, namun juga di Kabupaten Pandeglang. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dari Biroops Polda Banten, banjir berdampak di 12 kecamatan, 22 desa, 3.960 rumah tergenang, dan terdapat sekitar 700 pengungsi.

Ia menyampaikan, untuk di wilayah Serang Kota yang terdampak banjir terdapat lima kecamatan, yaitu di Kecamatan Kasemen, Serang, Cipocok Jaya, Taktakan, dan Curug. Ada lima desa di wilayah tersebut yang terdampak bencana banjir dan mengakibatkan 2.203 rumah terendam. 

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Pandeglang berdampak di tujuh kecamatan, yaitu di Kecamatan Labuan, Cadasari, Patia, Saketi, Pandeglang, Mandalawangi, Pulosari. Sebanyak  17 desa dan 1.757 rumah tergenang banjir di wilayah Pandeglang.

Shinto melanjutkan, dalam tanggap bencana banjir ini Polda Banten menerjunkan sebanyak 511 personel. Mereka memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak banjir baik di Kota Serang maupun di Kabupaten Pandeglang.

Peralatan yang digunakan untuk mengevakuasi korban di antaranya dua double cabin, satu bus, satu ambulance, dua rubber boat, dan alat perlengkapan SAR lainnya.  “Personel Biddokes Polda Banten memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berupa pemberian obat-obatan maupun vitamin," jelas Shinto.

Shinto menambahkan, Polda Banten juga telah mendirikan beberapa tenda pengungsi dan menyiapkan dapur lapangan untuk melayani konsumsi para pengungsi.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANTEN
APDESI dan Pemuda Pancasila Gagas Bangun Kandang Ayam di Tiap Desa, Sudah Berjalan di Pandeglang

APDESI dan Pemuda Pancasila Gagas Bangun Kandang Ayam di Tiap Desa, Sudah Berjalan di Pandeglang

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:51

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih bersama ormas Pemuda Pancasila (PP) menggagas program bangun kandang ayam di tiap desa sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lewat peternakan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill