Connect With Us

Tidak Hanya di Jakarta, Aksi QRIS Palsu Menjalar hingga Masjid di Bintaro Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 April 2023 | 15:09

Kode QRIS untuk metode pembayaran menggunakan QR Code (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Modus penipuan berkedok QR Indonesian Standard (QRIS) masjid palsu yang ramai di wilayah Jakarta diduga juga terjadi di Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam unggahan di akun Instagram @kabarbintaro, dikatakan stiker QRIS di Masjid Raya Bintaro Jaya telah diganti dengan stiker palsu QRIS palsu bertuliskan "RESTORASI MESJID".

Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih mengatakan, stiker QRIS palsu tersebut telah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Kami sudah monitor kejadian tersebut, akan diselidiki oleh Polres maupun Polsek," kata Galih, seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa 11 April 2023.

Meski begitu, Galih mengaku belum mendapat laporan terkait indikasi barcode QRIS palsu baik di tingkat Polres dan Polsek. Namun, ia menyebut penyelidikan tetap akan dilakukan.

Galih mengimbau agar pihak pengurus masjid khususnya di wilayah Tangsel agar selalu berhati-hati dan rutin memeriksa tiap barcode QRIS yang ditempel guna mencegah terjadinya stiker yang diganti oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Juga akan diimbau ke DKM masjid-masjid di wilkum Polres Tangsel oleh Bhabinkamtibmas, agar DKM Masjid waspada mengecek keaslian stiker QRISnya," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill