Connect With Us

Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Sea Ltd, Warga Jatiuwung Tangerang Uangnya Ludes Puluhan Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Februari 2023 | 15:20

Ilustrasi penipuan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita warga Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menjadi korban penipuan bisnis kerja online mengatasnamakan Sea Ltd, induk usaha Shopee. 

Akibat penipuan tersebut, korban yang enggan disebutkan namanya mengalami total kerugian hingga Rp75 juta.

Peristiwa itu berawal ketika korban melihat iklan bertuliskan kerja freelance online atas nama Sea Ltd di media sosial Instagram pada 08 Februari 2023, lalu.

Kemudian korban mengklik iklan tersebut hingga berlanjut komunikasi di Whats App (WA). Dalam chat WA, terduga penipu menjelaskan cara kerja bisnis tersebut.

Korban diiming-iming keuntungan 40 persen dengan mentransfer sejumlah uang secara bertahap mulai dari Rp2 juta, Rp4 juta, Rp12 juta, Rp13 juta, Rp5,4 juta, Rp4,2 juta hingga Rp3,776 juta.

"Katanya saya harus mengerjakan misi. Awalnya saya disuruh transfer awal Rp2 juta. Saat mau dicairkan, dia bilang suruh transfer lagi Rp4 juta," katanya kepada Tangerangnews.com, Senin 13 Februari 2022.

Setelah ditransfer, pelaku tidak juga mencairkan uang itu. Korban malah diminta transfer kembali Rp12 juta dan 27juta dengan alasan untuk aktivasi akun miliknya.

"Tapi saat saya sudah transfer semua, dia bilang aktivasi baru 50 persen, jadi disuruh transfer lagi Rp27juta untuk aktivasi 100 persen baru keuntungan dicairkan," tambah korban.

Awalnya korban mengaku tidak sadar kalau dirinya ditipu. Ia hanya mengikuti langkah yang arahkan oleh pelaku.

"Setelah transfer total sampai Rp75 juta, saya akhirnya tidak transfer lagi, dari situ saya baru tersadar saya kena tipu," ujar korban.

Kemudian korban pun mencari tahu informasi tentang bisnis freelance online dari Sea Ltd tersebut di google. Ia menemukan terkait modus penipuan seperti yang dia alami. 

Akhirnya korban melaporkan kasus penipuan itu ke Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat 10 Februari 2023, kemarin.

"Sekarang saya sedang menunggu panggilan polisi untuk BAP. Saya minta tolong kasus ini diviralkan biar cepat polisi mengusut, karena sudah banyak korbannya," terang korban.

TEKNO
Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Senin, 27 Juli 2026 | 20:21

Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

TANGSEL
7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

Senin, 27 Juli 2026 | 17:59

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill