Connect With Us

Awas Kena Tipu Pendaftaran Prakerja Palsu, Ini Cirinya

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 1 Februari 2023 | 23:56

Aplikasi Prakerja Palsu. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kartu Prakerja merupakan program yang diberikan pemerintah dalam rangka mempersiapkan masyarakat untuk memiliki keterampilan tertentu.

Program ini telah dijalankan sejak tahun 2022 lalu, sebagai respon atas pandemi Covid-19 yang membuat dunia industri mengalami kegoyahan sehingga banyak terjadi PHK.

Namun, tidak sedikit oknum tertentu yang memanfaatkan program Prakerja ini dengan memalsukannya, sehingga para calon penerima bantuan menjadi target utamanya.

Untuk itu, berikut adalah ciri-ciri dari layanan palsu Prakerja seperti dikutip dari akun Instagram resmi @prakerja.go.id, Rabu 1 Februari 2023:

 

1. Prakerja Tidak Memiliki Aplikasi

Program bantuan Prakerja secara tegas menyatakan bahwa layanan Prakerja hanya tersedia melalui laman website, sehingga segala bentuk aplikasi yang menyebut dirinya sebagai Prakerja ialah palsu.

"Jangan mendownload aplikasi-aplikasi ini! Akses dan pendaftaran Kartu Prakerja hanya dapat dilakukan melalui website resmi www.prakerja.go.id," tulis akun Prakerja di unggahan Instagram.

Beberapa di antara aplikasi palsu tersebut dapat ditemui di Google Play Store, seperti Prakerja Link dari developer akate dream LCC, Cara Daftar Kartu Prakerja dari developer Music Awsome.

Lalu, Cara Daftar Prakerja 2023 dari developer linkstar.pro, Cara Daftar Prakerja Online dari developer NOMEDIA, Kartu Prakerja Gelombang 47 dari developer Kateehome Studio, dan lainnya.

 

2. Pendaftaran Secara Luring

Jika ada seseorang yang menyatakan diri sebagai tim sosialisasi dari Prakerja dan mengajak untuk melakukan pendaftaran Prakerja secara luring, maka dapat dipastikan hal tersebut adalah palsu.

Sebab, seluruh proses pendaftaran akun Prakerja dilakukan secara mandiri oleh calan penerima melalui laman resminya.

"HATI-HATI! Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja tidak menurunkan tim untuk melakukan atau membantu pendaftaran akun Kartu Prakerja secara offline," tegas Prakerja melalui akun Instagram-nya

 

3. Meminta Data Pribadi

Masih berkesinambungan dengan poin sebelumnya, oknum yang mengaku tim dari Prakerja tersebut bakal meminta data pribadi berupa KTP, Kartu Keluarga, NPWP, dan lainnya untuk dikumpulkan.

Hal ini merupakan tindakan ilegal dan dilarang, data-data pribadi tersebut bisa saja disalahgunakan untuk tujuan tertentu yang merugikan.

Kemudian oknum tersebut akan meminta untuk mengisi formulir tertentu dalam bentuk kertas, google form, ataupun aplikasi.

 

4. Memungut Biaya

Program kartu Prakerja yang asli sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun, sementara Prakerja palsu biasanya meminta korban untuk membuka rekening tertentu dengan melakukan pembayaran/setoran dalam nominal tertentu.

Setelah itu, oknum Prakerja palsu tersebut menjanjikan kelolosan pendaftaran akun dan pendaftaran gelombang kartu Prakerja.

 

5. Mitra Pembayaran Palsu

Saat ini pembayaran resmi kartu Prakerja hanya terdapat enam mitra, yakni BNI, BCA, OVO, Gopay, Dana, dan LinkAja.

Jika ada institusi lain yang mengatasnamakan sebagai mitra di luar enam mitra yang telah disebutkan, maka dapat dipastikan sebagai tindakan penipuan.

"Jaga keamanan data pribadi kamu dengan menghindari kegiatan-kegiatan tidak resmi yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab tersebut," imbau akun @prakerja.go.id.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Juarai MTQ XXIII Banten 2026, Puluhan Cabang Musabaqah Dipertandingkan

Kabupaten Tangerang Juarai MTQ XXIII Banten 2026, Puluhan Cabang Musabaqah Dipertandingkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:13

Kabupaten Tangerang berhasil keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII tingkat Provinsi Banten 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan

Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:11

Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill