Connect With Us

Jangan Tergiur Smartphone Canggih Harga Murah Padahal Palsu

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 September 2022 | 15:57

Produk Samsung S22 Ultra. ( Tangkapan layar konten YouTube Gadgetin / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat yang hendak membeli ponsel pintar atau smartphone jangan mudah tergiur dengan harga murah dari harga pasaran. Ternyata, smartphone yang dibanderol dengan harga miring justru imitasi alias tiruan atau palsu.

Di era digitalisasi saat ini, smartphone sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat untuk memudahkan komunikasi. Cukup banyak merek ternama yang menawarkan handphone dengan kualitas mumpuni.

Namun, tidak sedikit oknum produsen nakal yang mengimitasi keaslian produk dengan iming-iming harga yang jauh lebih murah. Tentunya dengan harga yang terlalu murah, kualitas yang ditawarkan pun tidak sesuai dengan aslinya bahkan cenderung sangat buruk.

Bayangkan, produk Samsung Galaxy S22 Ultra asli dibanderol Rp20 jutaan, tetapi produk imitasi bisa didapat dengan harga yang jauh lebih murah, yakni hanya Rp1,2 juta. 

Pemilik Kanal YouTube Gadgetin, David menyampaikan bahwa dirinya tidak menyarankan membeli HP palsu dan jangan sampai tergiur dengan harga yang ditawarkan. Sebab, jauh lebih besar risikonya ketimbang manfaatnya.

“Walaupun anda benar-benar tidak mengerti soal dunia HP, melihat barang palsu seperti mengira ini sesuatu yang biasa saja. Minimal menjadi berpikir lagi, jika melihat HP yang terlalu murah. Coba dibandingkan dengan harga pasaran, bisa dengan mencari di Google,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin, 12 September 2022, 

Jika tidak teliti dalam memilih produk, sekilas memang  tidak tampak perbedaan antara tampilan produk imitasi dengan yang asli. Produk imitasi biasanya mencantumkan spesifikasi yang berlebihan pada brosur iklannya. 

Selain itu, untuk menghindari tuntutan produsen maupun penjual dari produk imitasi tersebut, sengaja tidak mencantumkan nama ataupun menyamarkan nama dari  produk yang ditirunya.

Desain dari produk imitasi juga sengaja diserupakan dengan aslinya, mulai dari tipe warna hingga jumlah kamera. Namun, fungsi produk imitasi tidak sesuai dengan asli. Seperti misalnya kamera HP keluaran terbaru jumlahnya lebih dari satu kamera, tetapi kamera pada HP palsu sebenarnya hanyalah hiasan semata.

Bahan-bahan yang digunakan pun cenderung tidak berkualitas dan mudah rusak, sehingga dalam pengemasannya menggunakan bubble warp berbeda dengan HP yang asli tanpa bubble warp.

Produk imitasi ini memiliki spesifikasi dan isi serupa walaupun berbeda-beda merek yang ditiru. Ketika mengaktifkan HP tersebut biasanya akan muncul tulisan “welcome” bukannya nama merek HP seperti pada umumnya.

Performa dari HP imitasi tersebut pun dinilai kurang baik. Selain lambat merespon dan koneksi jaringannya jelek, HP palsu juga cukup berbahaya karena alat pengisi daya yang diberikan tidak memenuhi standar, sehingga bisa saja menyebabkan ledakan. HP ini tidak ada garansinya, apabila rusak tidak ada yang dapat memperbaiki.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill