Connect With Us

Meski Produk Lokal, Advan Masuk 3 Smartphone Terbaik Dunia

Yudi Adiyatna | Kamis, 21 Desember 2017 | 17:00

Advance Raih Peringkat Tiga Besar Smartphone Terbaik. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berkembangnya teknologi komunikasi membuat pertumbuhan industri smartphone di Indonesia pun ikut melesat, seakan tidak ada habisnya perangkat telekomunikasi ini menjadi salah satu kebutuhan yang sangat pokok bagi masyarakat Indonesia

Terlebih, saat ini masyarakat Indonesia pun patut berbangga dengan salah satu merk smartphone asal Indonesia yaitu Advan. Smarphone ini mampu menunjukkan kualitasnya yang terbukti di tahun 2017 ini, pada Q2 dan Q3 berhasil masuk ke dalam jajaran Top 3 Best Smartphone di Indonesia.

BACA JUGA:

Data Top 5 Smartphone Best Company in 2017Q2 diawali dari Samsung dengan persentase 32.3 persen, disusul oleh OPPO dengan 24.3 persen, dikejar oleh Advan dengan 9.0 persen, dan ASUS dengan 6.9 persen serta Xiaomi dengan 3.2 persen.

Melihat dari data tersebut, ternyata hanya Advan satu-satunya brand asal Indonesia yang mampu bersaing dengan brand Global lainnya seperti Samsung dan Oppo. Kebanggaan ini terlebih lagi dirasakan, karena Advan berhasil mengalahkan raksasa eropa yaitu Asus, dan raksasa dari China yaitu Xiaomi, Vivo dan Lenovo.

Tjandra Lianto, Marketing Director Advan mengatakan, Advan sangat bangga atas pengakuan yang diberikan IDC, mengingat hanya Advan satu-satunya brand asal Indonesia yang terus bersaing dengan brand Internasional lainnya.

"Apalagi smartphone Advan selalu dirasa paling pas menawarkan spesifikasi dan harga yang value for money dengan segudang fitur menarik. Dan tidak lupa juga pastinya spesifikasi yang mumpuni, Advan akan selalu menginspirasi para penggunanya,” ujarnya, Kamis (21/12/2017).

Sementara itu, Hasnul Suhaimi, Advan Business Management Advisor menyatakan bahwa, kunci sukses Advan karena ada kemajuan produk yang sangat signifikan ditunjukkan dari smartphonenya yaitu i5C plus, G1, G1 Pro dan A8.

"Jadi jika kita lihat smartphone Advan telah bertransformasi dalam semua aspek yang dimiliki smartphone kelas global. Mulai dari chipset, kamera, audio, baterai, IDOS,  material berkualitas tinggi dan design produk yang semakin elegan dan relevan dengan generasi muda sekarang ini,” kata Hasnul.

Dari semua itu keunikan tersebut, positioning Advan terletak pada security teknologi dan features melalui Advan secure. Dengan hadirnya Advan secure, Advan adalah smartphone pertama di Indonesia yang menawarkan berbagai kecanggihan fitur keamanan yang dapat melindungi privasi penggunanya dari berbagai risiko kehilangan ataupun pencurian data dan smartphone.

Hasnul menambahkan, gerak lincah Advan dalam mengkomunikasikan brandnya dengan cara menjadi aspirasi orang-orang untuk dapat melakukan yang terhebat dan menjadi lebih baik.

Dengan spirit Do Great, Make Better Advan mendukung orang-orang hebat yang menjadi aspirasinya, terutama bagi generasi millennials di Indonesia.

“Advan terus mendukung orang-orang hebat di Indonesia dengan cara turut serta dalam acara Indonesian Idol, X-Factor, The Rising Star dan Miss Indonesia, semua itu kami lakukan karena peserta berprestasi ini akan sangat mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” jelas Hasnul.(RAZ/RGI)

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

NASIONAL
Dinilai Sukses Bangun Layanan Kesehatan Terintegrasi, Bethsaida Healthcare Raih Penghargaan Internasional di Singapura

Dinilai Sukses Bangun Layanan Kesehatan Terintegrasi, Bethsaida Healthcare Raih Penghargaan Internasional di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 | 10:52

Bethsaida Healthcare kembali mencatatkan pencapaian di tingkat internasional setelah meraih penghargaan “Clinical Ecosystem of the Year – Indonesia” dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill