Connect With Us

Universitas Prasetiya Mulia BSD Kolaborasikan Ilmu Bisnis dengan Sains dan Teknologi

Mohamad Romli | Rabu, 30 Agustus 2017 | 21:00

Universitas Prasetiya Mulya menggelar kuliah perdana angkatan 2017, di Edutown BSD City, Kavling Edu I nomor 1, Jalan BSD Raya Barat 1, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/8/2017) (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Prasetiya Mulya memperluas portofolionya menjadi universitas pelopor yang menggunakan flatform kolaborasi antara rumpun ilmu bisnis dengan sains terapan dan teknologi. Kampus tersebut pun dalam kegiatan akademiknya mengembangkan disiplin ilmu STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terapan.

 
Kolaborasi antara teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut diharapkan memunculkan kreatifitas serta inovasi di dunia bisnis yang dibuat mahasiswa maupun lulusannya. Dalam kuliah perdana angkatan 2017, Rabu (30/8/2017) di Kampus yang berlokasi di Edutown BSD City, Kavling Edu I nomor 1, Jalan BSD Raya Barat 1, Pagedangan, Kabupaten Tangerang tersebut,  Rektor Universitas Prasetiya Mulya Prof Dr Djisman S Simandjuntak mengatakan, Indonesia harus memiliki banyak wirausahawan berbasis sains terapan dan teknologi.

 

Hal ini menurutnya salah satu cara untuk bisa menaikkan peringkat Indonesia yang saat ini masih di level berpendapatan menengah. "Sebagai pengamat ekonomi, menurut saya tantangan Indonesia kalau diletakkan dalam satu kalimat itu sangat sederhana, yaitu keluar dari perangkap kesedangan," ujarnya. BACA JUGA : Kota Tangerang Tuan Rumah Pameran Industri Teknologi Tingkat Provinsi

Dalam kegiatan yang bertajuk "Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Pemajuan Bisnis-bisnis STEM Inovatif di Indonesia", Prof Djisman juga mengatakan, semua pertanyaan besar yang dihadapi manusia tidak bisa dipecahkan hanya dengan satu disiplin ilmu, namun harus multi disiplin.

"Ini hanya bisa dilakukan lewat kolaborasi. Pendidikan tinggi abad ke-21 harus sangat kuat dalam kolaborasi multi disiplin," tambahnya. Adrian Lembong, Direktur Teknologi PT. Adaro Power yang menjadi narasumber kegiatan tersebut menyampaikan orasi ilmiah seputar peningkatan efisiensi melalui kolaborasi bisnis, sains terapan dan teknologi dalam perkembangan abad modern ini.

"Perkembangan teknologi memunculkan tantangan baru bagi umat manusia, yaitu meningkatkan efisiensi disegala aspek. Karena dengan meningkatkan efisiensi, manusia bisa lebih berkembang dari masa sebelumnya," ujarnya.

Saat ini, tambah Adrian, setiap orang dituntut terus berpacu dengan beragam informasi yang tidak terbatas hanya pada satu bidang, namun juga bidang lainnya. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi enterprenership yang besar, sehingga bidang bisnis, sains dan engineering harus bersinergi untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

“Cross Over study di Universitas Prasetiya Mulya dengan hadirnya School of Business and Economics dan School of Applied STEM sangat menarik untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan teknologi saat ini," tambahnya.

Untuk mendukung proses pembelajaran kolaboratif, kampus tersebut mencanangkan untuk dikembangkan di kampus BSD, seperti gedung laboratorium sembilan lantai dan tahap tiga pengembangan kampus tersebut. BACA JUGA : Sinar Mas Land Gelar Festival Pendidikan 2017

Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan apresiasi kepada 12 mahasiswa aktif berprestasi serta penyerahan beasiswa kepada 40 mahasiswa aktif serta 33 mahasiswa baru.(DBI)

PROPERTI
Alam Sutera Kenalkan AGNA, Tipe Hunian Terbaru The Gramercy yang Tawarkan Konsep Luxury Living

Alam Sutera Kenalkan AGNA, Tipe Hunian Terbaru The Gramercy yang Tawarkan Konsep Luxury Living

Selasa, 1 September 2026 | 20:10

The Gramercy by Alam Sutera kembali menambah pilihan hunian premium dengan memperkenalkan AGNA, tipe terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan gaya hidup modern.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:02

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.

BANDARA
Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Rabu, 2 September 2026 | 13:41

Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill