Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menandatangani MoU dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada Senin (16/10/2017). Nota kesepahaman tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan beragam aplikasi-aplikasi yang ada di BPPT untuk proses pembangunan di Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, OPD dari Dinas PU membangun kerja sama dengan BPPT karena memang banyak teknologi yang bisa diaplikasikan dalam kebutuhan pembangunan Kota Tangerang.
"Makanya melalui MoU ini mudah-mudahan nanti menjadi langkah kongkret agar inovasi-inovasi yang ada di teman-teman BPPT bisa kita implementasikan," katanya.
Wimpie Agoeng Noegroho Aspar Deputi Pengembangan Teknologi Sumber Daya Alam pada BPPT menerangkan, ada beberapa aplikasi yang bisa terapkan dan dimanfaatkan oleh Pemkot Tangerang, salah satu contohnya yang tengah dikembangkan pihaknya adalah teknologi yang disebut biotekstile.
"Hasil produksi kami yang akan diterapkan disini untuk menanggulangi pelongsoran-pelongsoran tebing dan juga disamping itu dari beberapa biotekstile dimanfaatkan. Nantinya bisa di tanami dengan tanaman-tanaman yang bisa menanggulangi pelongsoran dari pada tebing," ucapnya.(RAZ/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews