Connect With Us

Pemkot Tangerang Canangkan Imunisasi Campak dan Rubella

Advertorial | Sabtu, 5 Agustus 2017 | 18:00

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat turut memantau proses pencanangan serta imunisasi di SMPN 4 Kota Tangerang. (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan, mencanangkan kegiatan imunisasi Measles (Campak) dan Rubella (MR) yang merupakan langkah memutus transmisi penularan virus Campak dan Rubella.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang turut memantau proses pencanangan serta imunisasi di SMPN 4 Kota Tangerang, menyampaikan,  pelaksanaan kampanye dan introduksi MR adalah program nasional untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020.

"Di suntik dulu ya, biar tambah sehat. Engga sakit", ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan, MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Sifatnya wajib dan tidak memerlukan individual informed consent (pemberitahuan persetujuan pribadi).

Di mana pemberian imunisasi ini untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap Campak dan Rubella secara cepat, menurunkan angka kesakitan Campak dan Rubella serta menurunkan angka kejadian Congenital Rubella Syndrome (CRS) 10-20 tahun yang akan datang. 

Yaitu, ketika penerima vaksin hari ini akan memasuki usia produktif.

Idealnya memang, untuk menurunkan angka kejadian CRS tahun depan, kita harus melakukan vaksinasi Rubella kepada wanita yang akan menikah tahun ini. Harapannya jika mereka hamil, sudah punya kekebalan terhadap virus rubella.

"Imunisasi ini, upaya memutus transmisi penularan virus Campak dan Rubella," katanya selepas memberikan imunisasi kepada salah satu siswa.

Untuk diketahui, Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan virus dengan masa inkubasi 8-13 hari.  Gejalanya, yaitu demam, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk atau pilek.

Sementara itu, Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan. Penyakit ini bisa menular kepada wanita hamil dan membahayakan janinnya.(ADV)

TANGSEL
Jaga Shift Malam, Pagi-pagi Satpam di Pondok Aren Tangsel Ditemukan Tewas Tergeletak

Jaga Shift Malam, Pagi-pagi Satpam di Pondok Aren Tangsel Ditemukan Tewas Tergeletak

Kamis, 18 Juli 2024 | 18:27

Seorang pria berinisial AD, 48, yang berprofesi sebagai satpam di salah satu gedung di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditemukan tergeletak sudah tak bernyawa, Kamis 18 Juli 2024, pagi.

BANTEN
PLN dan Kejaksaan Tinggi Banten Tingkatkan Kolaborasi untuk Layanan Ketenagalistrikan

PLN dan Kejaksaan Tinggi Banten Tingkatkan Kolaborasi untuk Layanan Ketenagalistrikan

Selasa, 16 Juli 2024 | 17:41

PT PLN (Persero) mempererat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Banten dalam rangka meningkatkan pelayanan ketenagalistrikan di Provinsi Banten.

BANDARA
Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 26 Juta Orang

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 26 Juta Orang

Kamis, 18 Juli 2024 | 18:55

Jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang sudah mencapai angka 26 juta pada Semester I/2024.

NASIONAL
GEAS PLN Siap Sediakan Energi Hijau untuk Sektor Industri Indonesia

GEAS PLN Siap Sediakan Energi Hijau untuk Sektor Industri Indonesia

Rabu, 17 Juli 2024 | 17:04

PT PLN (Persero) bertekad untuk memenuhi kebutuhan listrik ramah lingkungan bagi sektor industri di Indonesia melalui layanan Green Energy as a Service (GEAS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill