Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan rotasi dan mutasi terhadap 114 pejabat di Lingkup Pemkot Tangerang yang teridri dari 10 Pejabat Esselon II, 27 Pejabat Esselon III dan 77 Pejabat Esselon IV, Senin (7/10/2017).
Arief menyampaikan, rotasi ini merupakan hal rutin yang biasa dilakukan untuk melakukan penyegaran dalam organisasi, sekaligus untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pejabat lama karena memasuki masa purnabakti.
"Saya pikir ini hal biasa saya berharap teman-teman yang baru dilantik bisa bekerja luar biasa, karena harapan masyarakat terhadap pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan dan menjadi solusi," terangnya.
Arief juga meminta agar pegawai membangun kekompakan sinergitas agar bekerja dengan efektif dan efisien. "Semoga kita selalu diberikan kekuatan dalam memgemban amanah ini dan Allah memudahkan segala usaha kita memajukan Kota Tangerang," pesan Arief.
Adapaun nama-nama pejabat yang dilantik anatara lain Ivan Yudhianto yang sebelumnya kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup kini menduduki jabatan baru sebagai Asisten 1 Tata Pemerintahan. Jabatannya digantikan oleh Engkos Zarkasi. Selanjutnya Tabrani menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kominfo menggantikan Masyati Yulia yang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
"Apapun jabatannya harus bisa memberikan kontribusi nyata untuk Kota Tangerang karena jabatan akan diminta pertanggungjawabannya. Apalagi tingkat kesejahteraan pegawai di Kota Tangerang tertinggi kedua di Indonesia," kata Arief.(RAZ)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews