Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (10/7/2017) mendapatkan apreasiasi berupa penghargaan dari Polres Bandara Soekarno-Hatta karena telah berkontribusi dan bersinergi dengan kepolisian dalam mengungkap beberapa kasus kriminal.
Polres Bandara menilai, peran Avsec dalam aspek keamanan dan keselamatan penerbangan penting untuk mendapat dukungan penuh.
Beberapa kasus yang berhasil diungkap mulai dari penggagalan penyelundupan narkotika, sampai dengan satwa liar serta satwa yang dilindungi.
Salah satu keberhasilan yang sempat menjadi viral adalah pengagalan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 6 Kg.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Arief Rachman kepada Airport Security Manager Bandara Soekarno-Hatta, Hastanto Yuli Setiawan.
Dalam sambutannya Kapolres menyatakan, pemberian penghargaan tersebut juga dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-71.
“Kami mengapresiasi kinerja Avsec yang telah membantu dalam mengungkap dan menegakan hukum, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ujarnya.
Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan menyatakan apresiasi kepada Polres Bandara Soekarno-Hatta atas penghargaan dan kerja sama yang terjalin selama ini.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mewujudkan keamanan dan keselamatan di Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi pintu gerbang negara.(DBI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSeorang pemuda bernama Anom Pandewoso, 23, ditemukan tewas tenggelam setelah terjatuh di aliran saluran air di Kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 5 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews