Connect With Us

DPRD Kabupaten Tangerang Menilai PPDB Sistem Zonasi Tidak Efektif

Mohamad Romli | Senin, 10 Juli 2017 | 15:00

Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi, Senin (10/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Komisi 2 menilai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17/2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak efektif untuk direalisasikan. Sistem zonasi dinilai membuat siswa tidak berkompetisi untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolah.

 

"Dari sisi kebijakannya tidak refresentatif dan sebaiknya kembali ke sistem seperti semula, di mana murid terpacu untuk mendapatkan nilai tertinggi dan dari nilai tersebut mendapatkan peluang diterima di sekolah mana saja," ujar Ahmad Supriadi, Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang di ruang kerjanya, Senin (10/7/2017).

 

Sistem zonasi juga disorot oleh politisi PDI Perjuangan tersebut. Menurutnya belum tentu dalam satu zonasi tersedia SMP yang mampu menampung semua jumlah siswa yang harus sekolah dalam zonasi tersebut.

Masalah lain yang muncul di Kabupaten Tangerang terkait kebijakan tersebut adalah warga yang belum memiliki kartu kependudukan sesuai dengan domisilinya. Karena wilayah urban, menurut Supriadi tak sedikit warga di Kabupaten Tangerang yang masih ber-KTP di luar wilayah Kabupaten Tangerang.

"Ini masalah baru juga, karena zonanisasi lebih kepada penduduk yang berdomisili di wilayah tersebut," tambahnya.

 

Namun meski demikian, saat ini Permen tersebut terlanjur diberlakukan, sehingga pihaknya meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan ke pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengevaluasi atas diberlakukannya kebijakan tersebut.(RAZ)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill