Connect With Us

Tender di Tangsel Masih Manual

| Senin, 9 Mei 2011 | 18:50

Logo LPSE (tangerangnews / rangga)

TANGSEL –Pelaksanaan lelang pengadaan barang dan jasa di Tangsel masih menggunakan sistem manual.   "Memang sampai saat ini masih manual. Laporan yang saya terima server Pemkot Tangsel rusak," ujar Aplahunnajat, Kabag Humas dan Protokoler Kota Tangsel, hari ini.
 
Aplahunnajat menjelaskan,  alasan belum dilangsungkannya Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dalam proses lelang dilingkup Pemkot.
 Selain permasalahan server, Aplahunnajat tidak menampik sumber daya manusia (pegawai Pemkot) untuk mengurusi pelaksanaan tender dengan sistem elektronik atau LPSE pun masih belum mumpuni.
 
Termasuk pembiayaan yang memang belum dianggarkan dalam APBD untuk proses menuju pelaksanaan tender menggunakan basis elektronik.
    "Karena untuk mendownload dan mengupload formulir-formulir tidak bisa sembarangan modem yang digunakan. Harus yang berkecepatan tinggi. Biaya itu masih belum dianggarkan," ujar Aplahunnajat.

    Proses pengadaan barang dan jasa Kota Tangsel yang dilaksanakan hingga bulan depan kembali lagi terpaksa dengan proses manual.
    Soal pelaksanaan tender melalui LPSE, pengurus KADIN Kota Tangsel Harun Al Rasyid pun mengaku masih banyak pengusaha di Tangsel yang belum mampu ambil bagian apabila tender dilaksanakan dengan LPSE. Dikatakannya apabila proses LPSE dilangsungkan tidak sedikit pengusaha lokal yang bakal gulung tikar.   
    "Biaya untuk penyediaan alat kantor untuk bisa online dengan sistem LPSE tidak sedikit. Jujur saja, saat ini banyak pengusaha yang kantornya komputer pun tidak ada," ujar Harun.

    Meski begitu Harun mengatakan pihaknya akan mendorong dan mempersiapkan para pengusaha agar mampu mengupgrade kemampuan. Tahun 2012 mendatang Tangsel kata Harun akan mulai menggunakan LPSE.
    "Pemkot sediakan fasilitas dan kami menyediakan sumber daya dikalangan pengusaha," ujarnya. (DRA)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
Akses Kendaraan ke Taman Elektrik Puspem Ditutup, Kendaraan yang Parkir Liar Bakal Diderek dan Digembosi

Akses Kendaraan ke Taman Elektrik Puspem Ditutup, Kendaraan yang Parkir Liar Bakal Diderek dan Digembosi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai melakukan penertiban parkir liar di kawasan Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Jumat, 22 Mei 2026.

HIBURAN
Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:27

Karakter populer capybara kian mudah ditemui di Indonesia lewat Toys Kingdom yang resmi menghadirkan koleksi Tuntunzai Capybara di 32 gerainya di berbagai kota.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill