Kantor PLN Serpong Diserbu Komunitas Motor Listrik, Tujuannya Isi Daya Sebelum Touring
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:15
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 510 rumah umum tak layak huni (RUTLH) di Tangerang Selatan (Tangsel) ditargetkan akan dibongkar total selama 2024. Hal ini menyusul dilanjutkannya program bedah rumah.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, proses bedah rumah di Tangsel memang akan dibongkar secara total agar nantinya menghasilkan bangunan permanen.
"Kalau di Tangerang Selatan itu bongkar total, dijadiin baru. Makanya bangunannya permanen jadi jangka panjang," ujarnya di wilayah Serpong, Tangsel, pada Jumat, 26 Januari 2024.
Lanjut Benyamin, berdasarkan Peraturan Wali Kota No. 110 tahun 2022, penerima manfaat program bedah rumah harus melalui verifikasi terlebih dahulu, diantaranya kebenaran lokasi, ketersediaan, hingga kepemilikan lahannya.
Benyamin berharap, program bedah rumah yang telah memperbaiki lebih dari dua ribu rumah di Tangsel dapat menekan angka kemiskinan ekstrem.
"Semoga angka kemiskinan ekstrem bisa kita tekan serendah-rendahnya di Tangerang Selatan dan lain-lainnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Aries Kurniawan menjelaskan, pembongkaran akan mulai dilakukan pada awal Februari 2024 mendatang.
"Ada dua tahapan. Pertama ada 255 unit, itu Februari sampai lebaran atau April. Kemudian tahap kedua setelah lebaran, sekitar April atau Mei sebanyak 255 unit lagi," terangnya.
Adapun ratusan rumah yang akan dibongkar tersebut meliputi seluruh kecamatan di Tangsel, diantaranya Ciputat sebanyak 68 unit, Ciputat Timur 65 unit, Pamulang 65 unit, Pondok Aren 94 unit, Serpong 80 unit, Serpong Utara 70 unit, dan Setu 68 unit.
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TODAY TAGAksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Layanan transportasi umum Bus Tayo dan Angkot Si Benteng kembali digratiskan dalam rangka libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews