Connect With Us

Bawaslu Tangsel Temukan Berbagai Masalah saat Pencoblosan Pemilu 2024, KPU Disebut Tidak Siap

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 14 Februari 2024 | 19:48

Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhammad Acep. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berbagai masalah terjadi saat hari pencoblosan Pemilu 2024 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 14 Februari 2024.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel Muhammad Acep mengatakan dari hasil data pengawasan yang dihimpun pihaknya, ditemukan masalah pada jumlah surat suara dan penundaan pencoblosan di wilayahnya. 

Seperti adanya kekurangan surat suara yang terjadi di beberapa TPS. Kemudian ada juga tidak TPS yang tidak bisa melaksanakan pemungutan suara dikarenakan bencana alam banjir.

"Temuan lain seperti di di TPS 68 Ciputat Timur, misalnya. Jumlah DPT dengan surat suara yang dikirimkan ke TPS tersebut tidak sesuai atau berlebih. DPT ada 284, tapi surat suara yang dikirimkan adalah 291, lalu di amplopnya tertulis 290," jelasnya.

Kemudian untuk surat suara DPR RI, setelah dihitung surat suaranya ada 300, tetapi tertulis di amplopnya 290.

"Nah kami menilai bahwa KPU nya sendiri tidak siap. Tidak siap dan tidak cermat, sehingga membuat perbedaan isi maupun tulisan yang ada di amplop," ungkap Acep.

Selain itu, berdasarkan informasi sementara, bencana banjir menyebabkan 1 TPS  harus direlokasi. Lalu, TPS di kawasan Serpong yang harusnya pencoblosan mulai 07.00 WIB, harus tertunda lantaran baru buka pukul 08.00 WIB.

"Itu karena kondisi TPS-nya roboh, kena angin deras pada malam harinya. Ada tiga TPS yakni TPS 44, 45 dan 48,"ungkap Acep.

Selain maslaah tersebut, temuan-temuan pelanggaran lain pun masih terus didalami Bawaslu Kota Tangsel, untuk kemudian diinvestigasi.

Kemudian nantinya akan dilakukan mitigasi, untuk dikeluarkan rekomendasi apakah diharuskan pemungutan suara ulang (PSU) atau rekomendasi lainnya.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill