Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Video penganiayaan terhadap remaja perempuan viral di media sosial. Penganiayaan itu disebut terjadi di Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 16 Maret 2024.
Berdasarkan informasi yang didapat, korban diduga berinisial N yang berusia 12 tahun. Sementara pelakunya sejumlah remaja laki-laki.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa pelaku tak memberi ampun meski anak perempuan itu telah tersungkur. Peristiwa itu disebut terjadi saat korban bersama temannya sedang bermain selepet sarung.
"Peristiwa itu terjadi pada Rabu 13 Maret 2024 sekitar Pukul 21.00 WIB. Saat itu korban dan 2 teman perempuannya sedang nongkrong sambil bermain slepetan sarung. Yang kalah dipukul. Namun ketika korban kalah, laki-laki remaja lain malah memukuli korban berkali-kali. Pelaku sekitar SMP/SMA," tulis keterangan dalam video itu.
Video unggahan tersebut diketahui bersumber dari ibu korban. Sang ibu telah melaporkan aksi penganiayaan yang dialami anaknya ke Polres Tangsel.
"Saya seorang ibu melihat anak saya di gebukin orang gak di kenal tanpa di tolong seperti ini, rasanya saya gagal menjadi ibu, Tolong bantu repost agar pelaku yang menganiaya anak saya di temukan dan harapan agar pihak kepolisian memberikan keadilan untuk anak saya," ujar ibu korban di dalam postingan.
Ia menduga pelaku penganiaya anaknya berjumlah empat orang kisaran siswa sekolah SMP dan SMA.
"Saya enggak tega liat video ini tapi lebih sakit lagi karena tahu pelakunya masih bisa ketawa di luar sana tanpa mikirin keadaan anak saya, pak polisi yth mohon prosesnya di jalankan laporan visum sudah ada semua di polres Tangsel," tulisnya.
Sementara saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto melalui staffnya IPDA Yudi mengaku belum mengetahui peristiwa itu.
"Saya belum mengetahui kejadian tersebut, coba konfirmasi saja ke Kanit Reskrim," katanya melalui pesan singkat.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews