Connect With Us

Viral Video Remaja Wanita Dikeroyok Sejumlah Laki-laki Sampai Babak Belur di Tangsel

Yanto | Sabtu, 16 Maret 2024 | 16:45

Ilustrasi pengeroyokan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Video penganiayaan terhadap remaja perempuan viral di media sosial. Penganiayaan itu disebut terjadi di Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 16 Maret 2024.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban diduga berinisial N yang berusia 12 tahun. Sementara pelakunya sejumlah remaja laki-laki.

Dalam video tersebut, terlihat beberapa pelaku tak memberi ampun meski anak perempuan itu telah tersungkur. Peristiwa itu disebut terjadi saat korban bersama temannya sedang bermain selepet sarung.

"Peristiwa itu terjadi pada Rabu 13 Maret 2024 sekitar Pukul 21.00 WIB. Saat itu korban dan 2 teman perempuannya sedang nongkrong sambil bermain slepetan sarung. Yang kalah dipukul. Namun ketika korban kalah, laki-laki remaja lain malah memukuli korban berkali-kali. Pelaku sekitar SMP/SMA," tulis keterangan dalam video itu.

Video unggahan tersebut diketahui bersumber dari ibu korban. Sang ibu telah melaporkan aksi penganiayaan yang dialami anaknya ke Polres Tangsel.

"Saya seorang ibu melihat anak saya di gebukin orang gak di kenal tanpa di tolong seperti ini, rasanya saya gagal menjadi ibu, Tolong bantu repost agar pelaku yang menganiaya anak saya di temukan dan harapan agar pihak kepolisian memberikan keadilan untuk anak saya," ujar ibu korban di dalam postingan.

Ia menduga pelaku penganiaya anaknya berjumlah empat orang kisaran siswa sekolah SMP dan SMA.

"Saya enggak tega liat video ini tapi lebih sakit lagi karena tahu pelakunya masih bisa ketawa di luar sana tanpa mikirin keadaan anak saya, pak polisi yth mohon prosesnya di jalankan laporan visum sudah ada semua di polres Tangsel," tulisnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto melalui staffnya IPDA Yudi mengaku belum mengetahui peristiwa itu.

"Saya belum mengetahui kejadian tersebut, coba konfirmasi saja ke Kanit Reskrim," katanya melalui pesan singkat.

KOTA TANGERANG
Dinkes Tangerang Uji Sampel Takjil di Pasar Lama, Waspadai Warna Mencolok

Dinkes Tangerang Uji Sampel Takjil di Pasar Lama, Waspadai Warna Mencolok

Senin, 23 Februari 2026 | 20:48

Penjualan takjil di bulan suci Ramadan mendapat pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.

BANTEN
Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka

Senin, 23 Februari 2026 | 17:56

Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill