Connect With Us

Internet Mati Gegara Pemkot Tangsel Potong Kabel Optik, Aktifitas Warga Terganggu

Yanto | Jumat, 26 April 2024 | 16:19

Para pekerja merapihkan kabel fiber optik pasca dipotong oleh Pemkot Tangsel gerara semrawut, Jumat 26 April 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemotongan kabel fiber optik semrawut yang gencar dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berdampak warga pengguna jaringan internet.

Banyak warga yang mengeluhkan jaringan internet mati sehingga menganggu aktifitas, Jumat 26 April 2024.

Suroto, warga di Jalan Benda Raya, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, mengatakan akibat pemotongan kabel optik, anaknya jadi kesulitan belajar online di rumah.

Selain itu ia juga tidak bisa melakukan pembayaran berbagai keperluan secara online.

Padahal ia sudah berlangganan jaringan internet. Namun belum ada informasi maupun tanggung jawab dari pihak provider atas situasi tersebut.

"Sudah 3 hari internet mati. Apa-apa jadi susah. Jadi harus beli paket data, keluar uang lagi," katanya.

Sementara itu, Iwan satpam Sekolah Waskito di Serua, Kecamatanan Ciputat, mengatakan hal yang sama. Dampak dari pemutusan kabel fiber optik membuat para guru dan murid kesulitan mengakses internet selama 3 hari ini.

Apalagi satu minggu ke depan sudah mulai ujian. Beberapa wali murid mengeluh tidak bisa melakukan pembayaran ke sekolah secara online. 

"Tadi ada wali murid laporan kepada kami, kalau pembayaran online ujian tidak bisa, harus offline. Gara-gara pemutusan kabel fiber optik," terangnya.

Ia berharap perbaikan kabel optik segera diselesaikan supaya pelajar dan masyarakat umum yang terdampak bisa kembali menggunakan jaringan internet.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill