Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Pemotongan kabel fiber optik semrawut yang gencar dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berdampak warga pengguna jaringan internet.
Banyak warga yang mengeluhkan jaringan internet mati sehingga menganggu aktifitas, Jumat 26 April 2024.
Suroto, warga di Jalan Benda Raya, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, mengatakan akibat pemotongan kabel optik, anaknya jadi kesulitan belajar online di rumah.
Selain itu ia juga tidak bisa melakukan pembayaran berbagai keperluan secara online.
Padahal ia sudah berlangganan jaringan internet. Namun belum ada informasi maupun tanggung jawab dari pihak provider atas situasi tersebut.
"Sudah 3 hari internet mati. Apa-apa jadi susah. Jadi harus beli paket data, keluar uang lagi," katanya.
Sementara itu, Iwan satpam Sekolah Waskito di Serua, Kecamatanan Ciputat, mengatakan hal yang sama. Dampak dari pemutusan kabel fiber optik membuat para guru dan murid kesulitan mengakses internet selama 3 hari ini.
Apalagi satu minggu ke depan sudah mulai ujian. Beberapa wali murid mengeluh tidak bisa melakukan pembayaran ke sekolah secara online.
"Tadi ada wali murid laporan kepada kami, kalau pembayaran online ujian tidak bisa, harus offline. Gara-gara pemutusan kabel fiber optik," terangnya.
Ia berharap perbaikan kabel optik segera diselesaikan supaya pelajar dan masyarakat umum yang terdampak bisa kembali menggunakan jaringan internet.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGBeberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews