Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel tahun 2024, tinggal menghitung beberapa bulan lagi.
Namun sejauh ini, belum tampak ada tanda-tanda kandidat penantang sang petahana, Benyamin Davnie.
Tak heran, jika kemudian muncul kekhawatiran akan melawan kotak kosong pada pemilihan bulan November mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Bakal Calon Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengaku siap berhadapan dengan siapa pun, termasuk melawan kotak kosong.
"Siapa pun calon dan lawannya saya dan pasangan siap. Termasuk nantinya jika lawan kotak kosong," kata Benyamin saat menyerahkan formulir pendaftaran di Kantor DPC PDIP Kota Tangsel, BSD Serpong, Selasa 30 April 2024, malam.
Ditanya soal tidak adanya nilai demokrasi dan jumlah pemilih jika melawan kotak kosong, Benyamin mengatakan, kondisi tersebut jangan dipersoalkan karena masyarakat yang menentukan pilihan.
Menurutnya, memilih pasangan calon atau kotak kosong juga merupakan tata cara yang demokratis dalam pemilu. Sebab hal ini sudah diatur dalam Undang-undang Pilkada.
"Sepenuhnya kan partisipasi pemilih ditentukan oleh masyarakat itu sendiri dan kotak kosong itu sudah diatur dalam undang-undang," jelasnya.
Benyamin mengatakan, bahwa kekuatan koalisi partai politik bukan hal yang sangat menentukan, sehingga perlu menganalisis figur dalam konteks Pilkada.
Lanjut Benyamin, ketika akan elaborasi kekuatan tiap figur dalan gelaran kontestasi Pilkada, maka figur mempunyai kelemahan dan kelebihan yang akan mempengaruhi tingkat elektabilitas kedua Paslon tersebut.
"Konsentasi Pilkada ini kan soal figur, tentunya orang-orang akan mengukur secara sikopolitis kalau kira-kira sebanding dengan kami pasangan Benyamin-Pilar. Jika kekuatan parpol mempunyai figur pastinya mereka pasti akan maju," tutupnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGTradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews