Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Pemkot Tangsel di 2027
Minggu, 12 April 2026 | 15:47
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memfokuskan penanganan banjir hingga sampah pada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 13 Mei 2024, langsung membuat banjir Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara. Hal tersebut diduga akibat sistem drainase yang buruk.
Pantauan TangerangNews di lokasi, luapan air dari curah hujan meluap hingga ke tengah jalan dan menyebabkan kemacetan yang begitu panjang.
Para pengendara roda dua dan empat yang lewat di lokasi harus melaju dengan pelan untuk menghindari luapan air tersebut.
Anton, warga setempat mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di jalan tersebut setiap hujan deras. Drainase yang buruk menyebabkan air hujan tidak tertampung dan mengalir dengan baik.
"Saluran sodetannya kini tidak berfungsi secara optimal. Jadi pasti selalu ada genangan air di sisi jalan yang mengarah ke Alam Sutera maupun sebaliknya," katanya.
Sebelumnya sempat dibangun drainase. Namun bukanya semakin baik, justru membuat aliran air hujan meluap.
"Sempat diperbaiki tahun lalu, tapi tambah kesini malah jadi makin buruk drainasenya, air meluap semua," ujar Anton.
Ia berharap Pemkot Tangsel atau dinas terkait untuk segera mengambil langkah memperbaiki saluran air tersebut.
"Masa daerah perkotaan yang sudah maju, jalan rayanya masih banjir setiap hujan. Bikin macet," imbuhnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memfokuskan penanganan banjir hingga sampah pada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Harga kantong dan gelas plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan sampai 70 persen akibat lonjakan harga bahan baku dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews