Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 13 Mei 2024, langsung membuat banjir Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara. Hal tersebut diduga akibat sistem drainase yang buruk.
Pantauan TangerangNews di lokasi, luapan air dari curah hujan meluap hingga ke tengah jalan dan menyebabkan kemacetan yang begitu panjang.
Para pengendara roda dua dan empat yang lewat di lokasi harus melaju dengan pelan untuk menghindari luapan air tersebut.
Anton, warga setempat mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di jalan tersebut setiap hujan deras. Drainase yang buruk menyebabkan air hujan tidak tertampung dan mengalir dengan baik.
"Saluran sodetannya kini tidak berfungsi secara optimal. Jadi pasti selalu ada genangan air di sisi jalan yang mengarah ke Alam Sutera maupun sebaliknya," katanya.
Sebelumnya sempat dibangun drainase. Namun bukanya semakin baik, justru membuat aliran air hujan meluap.
"Sempat diperbaiki tahun lalu, tapi tambah kesini malah jadi makin buruk drainasenya, air meluap semua," ujar Anton.
Ia berharap Pemkot Tangsel atau dinas terkait untuk segera mengambil langkah memperbaiki saluran air tersebut.
"Masa daerah perkotaan yang sudah maju, jalan rayanya masih banjir setiap hujan. Bikin macet," imbuhnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
Akibat diguyur hujan selama dua hari satu malam, puluhan rumah di Vila Tomang, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir, Senin 12 Januari 2026. Sejumlah warga terdampak pun mengungsi.
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews