Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Pemaparan visi misi Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2025-2029 digelar DPW Partai Nasdem Provinsi Banten, di Hotel Aston Kota Serang, Rabu 11 Mei 2024.
Benyamin Davnie datang bersama Pilar Saga Ichsan, yang juga wakilnya di periode ini, serta sejumlah pengurus Partai Golkar Tangsel.
Pasangan petahana ini dengan lugas dan tegas mempresentasikan bagaimana kondisi Kota Tangsel di bawah kepemimpinannya saat ini.
Terkait angka pengangguran, Benyamin Davnie menjelaskan kalau saat ini Tangsel berada pada angka 5,81, jauh di bawah rata-rata Provinsi Banten pada 7,52.
Benyamin juga memberi gambaran kalau dirinya bersama Pilar terus melakukan terobosan pada penangan stunting, dimana dalam kurun waktu tiga tahun terakhir terus mengalami penurunan.
Pada tahun 2021 berada pada angka 19,9 sedangkan di tahun kedua para 2022 turun menjadi 9, pada tahun 2023 terjadi kontraksi dan pada angka 9,2.
Selain menyampaikan keberhasilan hasil kerja pada periode pertama, Benyamin Davnie juga menyampaikan visi misi keberlanjutan pembangunan di periode keduanya.
Pada tahun 2025-2029 nanti, mereka menghadirkan Tangsel Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif menuju Kota Lestari.
Adapun lima visi yang dilakukan yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Membangun infrastruktur yang saling terkoneksi, integrasi dan inklusif. Membangun kota yang lestari berketahanan. Meningkatkan ekonomi lokal yang berbasis inovasi dan teknologi, serta membangun birokrasi yang profesional dan kolaboratif.
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGPT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.
Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews