KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Bocah 15 tahun berinisial MH, yang tenggelam di Sungai Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Kamis 23 Mei 2024, belum ditemukan hingga saat ini, Jumat 24 Mei 2024.
Bahkan, tim SAR yang melakukan pencarian sempat kena 'prank' soal informasi ditemukannya korban.
Berdasarkan informasi, seorang warga yang belum di ketahui identitasnya melaporkan telah menemukan mayat mengambang di belakang RS Arahma Karawaci.
Hal ini bahkan menghebohkan warga sekitar yang hendak melihat temuan itu. Namun saat dicek di TKP, ternyata tidak ada tanda-tanda mayat tersebut.
Komandan Tim Basarnas Aulia mengatakan, beredarnya informasi palsu tersebut sudah dua kali terjadi, yakni kemarin sekitar pukul 23.30 WIB, kemudian sore tadi.
Pada saat personelnya beristirahat, ada seseorang tidak dikenal berteriak di sebrang sungai bahwa telah menemukan mayat.
"Informasi tersebut membuat tim kecewa dikarenakan membuat warga sekitar khususnya keluarga korban. Sebab mereka berharap korban bisa ditemukan, justru informasi tersebut membuat gugur semangat keluarga," ujarnya kesal.
Komandan Regu UPT Cibodas BPBD Kota Tangerang Anton Kurniawan menjelaskan hal yang sama. Informasi temuan korban itu sempat membuat warga sekitar termasuk Basarnas dan BPBD bersemangat.
"Iya tadi orang di sebrang teriak-teriak, katanya ketemu di grendreng. Saat kami lokasi, informasi tersebut tidak benar," ujarnya.
Ia menyesalkan terkait adanya informasi tersebut dan berharap agar masyarakat tidak sembarangan memberikan informasi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews