Connect With Us

Tim SAR Kena 'Prank' Soal Temuan Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane

Yanto | Jumat, 24 Mei 2024 | 19:57

Warga berkumpul di pinggir Sungai Cisadane setelah mendengar adanya informasi temukan korban tenggelam, Jumat 24 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Bocah 15 tahun berinisial MH, yang tenggelam di Sungai Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Kamis 23 Mei 2024, belum ditemukan hingga saat ini, Jumat 24 Mei 2024.

Bahkan, tim SAR yang melakukan pencarian sempat kena 'prank' soal informasi ditemukannya korban.

Berdasarkan informasi, seorang warga yang belum di ketahui identitasnya melaporkan telah menemukan mayat mengambang di belakang RS Arahma Karawaci.

Hal ini bahkan menghebohkan warga sekitar yang hendak melihat temuan itu. Namun saat dicek di TKP, ternyata tidak ada tanda-tanda mayat tersebut.

Komandan Tim Basarnas Aulia mengatakan, beredarnya informasi palsu tersebut sudah dua kali terjadi, yakni kemarin sekitar pukul 23.30 WIB, kemudian sore tadi.

Pada saat personelnya beristirahat, ada seseorang tidak dikenal berteriak di sebrang sungai bahwa telah menemukan mayat.

"Informasi tersebut membuat tim kecewa dikarenakan membuat warga sekitar khususnya keluarga korban. Sebab mereka berharap korban bisa ditemukan, justru informasi tersebut membuat gugur semangat keluarga," ujarnya kesal.

Komandan Regu UPT Cibodas BPBD Kota Tangerang Anton Kurniawan menjelaskan hal yang sama. Informasi temuan korban itu sempat membuat warga sekitar termasuk Basarnas dan BPBD bersemangat.

"Iya tadi orang di sebrang teriak-teriak, katanya ketemu di grendreng. Saat kami lokasi, informasi tersebut tidak benar," ujarnya.

Ia menyesalkan terkait adanya informasi tersebut dan berharap agar masyarakat tidak sembarangan memberikan informasi.

KOTA TANGERANG
Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill