Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Jasad pria ditemukan membusuk di dalam toren air sebuah kontrakan di Gang Samid Sian, RT03/01, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Korban ditemukan pada Senin 27 Mei 2024 sekira pukul 18.30 WIB, setelah salah seorang saksi berinisial S, 46, berniat mengecek aliran air di kediamannya yang berwarna keruh dan berbau tak sedap.
"Awalnya saksi mencium aroma tidak sedap karena curiga air di kamar mandi airnya keruh dan berbusa serta menimbulkan aroma yang tidak sedap," Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq, Selasa 28 Mei 2024.
Lalu, istri S memintanya mengecek toren air ukuran 1500 Liter yang berada di atas belakang rumah kontrakan.
S sempat curiga begitu membuka toren karena mendapati ada gumpalan menyerupai bantal besar.
Selanjutnya dia memanggil saksi lain untuk ikut mengecek. Keduanya pun terkejut saat mengetahui gumpalan itu adalah jasad manusia.
"Ternyata jasad manusia yang dalam keadaan membengkak dan menimbulkan aroma yang tidak sedap," jelas Bambang.
Pihak Kepolisian masih melakukan identifikasi untuk mengetahui identitas jasad tersebut.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews