Connect With Us

Asap Pabrik Arang di Ciputat Tangsel Bikin Anak-anak Sesak Nafas

Yanto | Kamis, 20 Juni 2024 | 22:31

Kepulan asap dari pabrik produksi arang dekat pemukiman yang meresahkan warga di Jalan Arya Putra Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Kamis 20 Juni 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga mengaku resah dengan aktivitas pabrik produksi arang di Jalan Arya Putra Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Sebab, asap yang ditimbulkan pabrik tersebut mengakibatkan polusi yang sangat mengganggu warga, khususnya anak-anak.

Hani, warga sekitar mengatakan banyak warga termasuk anaknya mengalami gangguan saluran pernapasan seperti batuk dan flek karena hampir setiap hari menghirup asap dari pembakaran arang tersebut.

"Anak saya sempat mengalami sesak nafas hingga masuk IGD, gara-gara sering menghirup asap tebal dari pabrik arang. Lokasinya dekat pemukiman warga jadi sangat merugikan kita," katanya, Kamis 20 Juni 2024.

Menurutnya, Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel sempat mendatangi pabrik tersebut dan aktivitas berhenti selama dua bulan. Namun saat ini, pabrik tersebut beroperasi lagi.

Atas hal ini, RT dan RW setempat sepakat akan mendatangi Kantor DLH Kota Tangerang Selatan, untuk mempertanyakan kenapa tidak ada tindakan tegas terhadap pabrik arang yang terbukti telah menganggu kesehatan warga.

"Banyak warga sekitar sesak nafas dan kena flek, ditambah di lokasi pabrik dekat dengan panti asuhan, sehingga banyak anak-anak. Ini perlu ditindak tegas," tukas Hani.

Sementara itu, Safrul warga lainnya juga mengalami hal yang sama. Ia bersama warga lainnya akan mendatangi DLH Kota Tangerang Selatan secepatnya.

"Saya rencana mau mendatangi DLH, karena membiarkan pembakaran arang dekat rumah warga. Semoga Wali Kota Tangsel ikut prihatin mengenai hal ini," ujarnya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill