Connect With Us

Pendukung Ruhamaben-Shinta Rela Hujan-hujanan Demi Antar Pendaftaran ke KPU Tangsel

Yanto | Kamis, 29 Agustus 2024 | 19:00

Pendukung Ruhamaben-Shinta Wahyuni Chairuddin rela hujan-hujanan demi mengantar pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel ke kantor KPU, Kamis 29 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pendukung pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ruhamaben-Shinta Wahyuni Chairuddin rela hujan-hujanan demi mengantar pendaftaran ke kantor KPU, Kamis 29 Agustus 2024.

Dari pantauan Tangerangnews, pendukung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bertahan di depan kantor KPU hingga basah kuyup.

Farhan salah satu relawan menjelaskan hal ini sebagai simbol kepedulian kepada Ruhamaben-Shinta, untuk maju menjadi calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel.

"Alhamdulillah, itu mah biasa sampai hujan-hujanan. Ini bentuk kepedulian pendukung," ujarnya.

Ia berharap, Ruhamaben dan Shinta bisa menang dalam Pilkada serentak 2024, khususnya di Kota Tangsel.

"Saya berharap bisa menang melawan petahana Benyamin-Pilar yang ikut mendaftarkan diri ke KPU Tangsel hari ini," imbuhnya.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill