Connect With Us

110 KK di Tangsel Mulai Terdampak Kekeringan, Pemkot Bangun Sumur Bor dan 150 Toren

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 September 2024 | 15:08

Pemkot Tangsel mengirim suplai air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan sejak 3 September 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mengidentifikasi ada sebanyak 110 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan, terutama di wilayah Keranggan, Kecamatan Setu.

Untuk mengatasi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) telah memulai pendistribusian air bersih sejak 3 September 2024 ke titik-titik yang terdampak.

"Kami sudah mendistribusikan air bersih ke lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan," ujar Sutang, Sabtu 7 September 2024.

Selain itu, Dinas Perkimta telah melakukan pembangunan sumur bor di setiap titik kekeringan untuk menyediakan sumber air yang lebih berkelanjutan bagi warga.

Sebanyak 150 unit toren air bersih berkapasitas 2.000 liter juga telah ditempatkan di berbagai titik kekeringan, sebagai langkah jangka pendek dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

"Sumur bor dan toren air bersih adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan solusi sementara sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih baik," jelas Sutang.

BPBD dan Dinas Perkimta akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, untuk memastikan penanganan kekeringan dapat dilakukan secara efektif.

Masyarakat juga diimbau untuk terus berperan aktif dengan menggunakan air secara bijak dan mencari alternatif penyimpanan air saat hujan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang memanfaatkan air yg BPBD kirim dengan maksimal, melakukan panen air atau menyimpan air hujan, karena beberapa hari ini sedikit demi sedikit ada hujan," jelas Sutang.

Pemkot Tangerang Selatan terus berupaya membantu warga yang terdampak kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar air bersih dapat terpenuhi dengan baik, meskipun menghadapi tantangan musim kemarau yang cukup panjang tahun ini.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

BANDARA
Arus Balik Lebaran 2026, 91 Ribu Penumpang Tiba di Bandara Soetta Tangerang

Arus Balik Lebaran 2026, 91 Ribu Penumpang Tiba di Bandara Soetta Tangerang

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:07

Arus balik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai menunjukkan peningkatan. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) mencatat, bandara terbesar di Indonesia itu melayani total 175.263 penumpang

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill