Connect With Us

Bawaslu Tangsel Ajak Media Massa Jaga Transparansi Pilkada Serentak 2024

Yanto | Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:11

Bawaslu Tangsel berdiskusi bersama jurnalis terkait Pilkada Serentak, Selasa 22 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga transparansi dan kelancaran proses Pilkada Serentak 2024.

Ketua Bawaslu Tangsel Muhammad Acep berharap agar media dapat terus menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat, khususnya terkait situasi dan perkembangan terkini menjelang Pemilu 2024. 

"Peran media dalam memberikan informasi terkait Pilkada sangat penting dan menyajikan berita yang netral, agar masyarakat dapat menentukan pilihannya dengan bijak," ujarnya saat diskusi bersama sejumlah jurnalis di Kantor Bawasalu Tangsel, Selasa 22 Oktober 2024.

Menurut Acep pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Bawaslu dan media massa, untuk memberikan informasi yang lebih akurat.

"Sinergi antara Bawaslu dan media sangat diperlukan, ini menjadi bukti nyata bahwa keduanya dapat bekerja bersama dalam menciptakan Pilkada yang aman dan adil," ujarnya.

Satiri Ahmad, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangsel, mengajak para insan media untuk lebih cerdas lagi, mencerna informasi mengenai berita-berita yang berpotensi hoaks.

"Ayo kita lebih cerdas dalam bermedia sosial, jangan gampang share berita yang tidak jelas. Lebih baik berita hoaks yang masuk ke HP kita cukup sampai di kita saja, jangan disebar luaskan media manapun," ujarnya.

Ia, juga memberikan saran kepada para awak media agak lebih bijak lagi dalam menyebarkan informasi agar tidak terkena UU ITE.

Menurutnya, pemberitaan mengenai berita hoaks sampai saat ini belum terlihat. Hanya ada salah satu akun menyebarkan informasi hoaks mengenai salah satu pasangan calon.

"Kemarin salah satu media Facebook, tapi itu juga tidak terlalu signifikan ya terkait dengan postingan kegiatan futsal, bola lah di situ ada foto salah satu calon," imbuhnya.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill