Connect With Us

Gegara Proyek Tanggul, Banjir Perumahan Taman Mangun Tangsel Malah Makin Parah

Yanto | Selasa, 5 November 2024 | 23:10

Banjir masuk ke ruma warga di Perumahan Taman Mangun Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa 5 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Perumahan Taman Mangun Indah di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali dilanda banjir.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah pembangunan tanggul kali yang tak kunjung selesai, mengakbatkan air meluap sampai masuk ke rumah warga. 

Nasir, warga sekitar menyampaikan banjir yang cukup parah terjadi pada Sabtu, 02 November 2024, kemarin. Genangan air setinggi 30 meter masuk ke dalam rumah hingga membuat warga kebingungan.

"Pas kemarin hujan, air dari kali naik ke jalanan, masuk ke rumah warga di Blok A dan Blok C. Parahnya lagi, dinding tanggul lama dijebol semua karena ada proyek, akhirnya air merembes dan meluber ke pemukiman," ujarnya, Selasa 5 November 2024. 

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangsel yang tengah membangun tanggul untuk mencegah banjir sejak bulan Juli, sampai November belum juga rampung.

Hal ini membuat warga sekitar tanggul cukup was-was saat hujan deras datang. 

"Di lokasi tidak ada penanganan sementara dari pihak kontraktor, air dengan mudah meluap karena tanggul yang dibongkar belum diganti dengan struktur baru," terangnya.

Masih dikatakan Nasir, sebelum proyek tanggul ini dibangun, kawasan Taman Mangun Indah jarang terdampak banjir. 

Tanggul lama memang tidak tinggi, tetapi cukup untuk menahan air kali saat hujan deras. Namun, sekarang karena tanggulnya dibongkar dan belum selesai diperbaiki, air bisa langsung masuk ke rumah-rumah.

"Barang-barang kami rusak semua. Kasur, perabotan, sampai mesin cuci terendam banjir. Mau komplain kemana pun bingung," ujar Nasir dengan kesal.

Nasir juga mengeluhkan Dinas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tangsel yang sampai detik ini belum ke lokasi untuk megecek kondisi langsung.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill