Connect With Us

Material Atap Mal Living World Jatuh Timpa Kendaraan Gegara Angin Kencang, Korban Luka-luka

Yanto | Jumat, 22 November 2024 | 22:06

Material atap Mal Living World, Alam Sutera, Tangsel, jatuh akibat angin kencang hingga menimpa kendaraan dan melukai seorang pengemudi, Jumat 22 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Material atap dari sisi gedung Mal Living World, Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jatuh hingga menimpa mobil dan motor parkir, Jumat 22 November 2024.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat angin kencang menjelang turun hujan melanda wilayah tersebut.

Material atap berupa seng dengan ukuran 3×5 meter dan tebal 7 centimeter lepas tertiup angin, lalu jatuh menimpa satu unit mobil BMW dan beberapa motor di luar halaman parkir mal tersebut.

Akibatnya kendaraan tidak hanya rusak, tapi juga menyebabkan korban luka. Dari pantauan TangerangNews di lokasi bekas jatuhnya matrial masih terlihat.

Danang, pengemudi ojek online di lokasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, selain kendaraan, seorang pemilik mobil juga ikut tertimpa material tersebut.

Korban kemudian langsung diamankan pihak security untuk di bawa ke rumah sakit terdekat.

"Betul, tadi ada angin gede saat mau hujan, mobil BMW dan metor ketimpa material proyek Mal Living World. Untuk korban ada satu pemilik mobil dalam kondisi luka-luka cukup parah," terangnya.

Sementara saat warga ingin mengambil foto kejadian di lokasi, sempat dilarangan dari pihak keamanan.

"Iya tadi, kita tidak boleh ambil video sama foto, dipaksa suruh menghapus. Kita menghargai pihak security tersebut," kata Danang.

Sementara, salah satu security setempat mejelaskan saat kondisi angin kencang, memang tengah ada pekerjaan proyek. Lalu material proyek sebuah atap jatuh dari atas.

"Bener ada tadi material jatuh menimpa mobil dan motor. Posisi di lokasi ada pengerjaan proyek," ujar security yang enggan disebutkan namanya.

Sampai berita ini tayang, pihak Mal Living World belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden itu.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill